Liputan6.com, Sukabumi - Selain punya kemampuan dalam menembus daerah-daerah sulit, offroader pun dituntut membekali diri dengan pengetahuan lain, yakni turun langsung mengevakuasi korban bencana.
Bukan tanpa sebab, sebagaimana diutarakan Ketua Indonesian Offroad Federation (IOF), Askar Kartiwa, offroader harus memiliki kemampuan dan peluang untuk itu.
"Tiap korban bencana itu ada masa golden time. Nah untuk memastikan korban tidak kehilangan masa itu, offroader punya kelebihan untuk menjangkau lebih cepat," katanya kepada Liputan6.com di Ciawi, Bogor, Kamis (5/11/2015).
Baca Juga
- Sering Ada Bencana Alam, IOF Gelar Pelatihan Penanganan Korban
- Toyota Buat Mobil Offroad Mirip Mainan Remote Control
- Juara Formula 1 `Ngebet` Punya Mercy Offroad
Advertisement
Sehingga, membekali offroader kemampuan evakuasi dinilai penting. Mereka harus tau bagaimana menghadapi korban bencana. "Meskipun bukan orang yang ahli. Setidaknya punya pemahaman dasar dalam memperlakukan korban sebelum ditangani petugas kesehatan," imbuh dia.
Selama ini, menurutnya, tak sedikit cedera pada korban menjadi fatal karena tak tahu aspek dasar evakuasi. Dengan adanya pendidikan dan pelatihan kepada offroader, pria yang karib disapa Akay itu berharap mereka bisa menjadi laskar terdepan dan sigap terhadap bencana.
"Semua itu ada pengetahuannya. Meskipun saat bertindak offroader juga harus mengikuti pemerintah dan pihak-pihak terkait. Jangan main gerak sendiri. Niatnya mau nolong malah nanti ditolongin," tuntasnya.
(gst/ian)