3 Hal Mengagumkan dari Skylake, Prosesor Terbaru Intel

Sebelum memutuskan untuk membeli komputer baru, simak apa saja keunggulan yang ditawarkan prosesor Skylake.

oleh Dewi Widya Ningrum diperbarui 31 Okt 2015, 11:40 WIB
Intel Core Generasi ke-6 diklaim mampu memberikan performa yang lebih baik dan tingkat konsumsi daya terendah.

Liputan6.com, Jakarta - Intel telah memperkenalkan prosesor terbarunya yang menggunakan nama kode `Skylake` di Australia pada pertengahan Oktober 2015 lalu. Kami berkesempatan menyaksikan kecanggihan prosesor Skylake yang dipamerkan di acara Intel 6th Gen Experience Summit di Sydney Opera House.

Intel Skylake diklaim mampu memberikan performa yang lebih baik dan tingkat konsumsi daya yang rendah. Sejumlah produsen komputer ternama seperti Asus, Dell, HP hingga Toshiba bahkan telah merilis laptop terbaru mereka yang berotakkan prosesor generasi keenam Intel ini. 

Skylake juga mendukung keragaman desain perangkat yang lebih luas – mulai dari perangkat ultra-mobile compute stick, laptop 2-in-1 dan desktop high-definition all-in-one, hingga mobile workstations.

Sebelum memutuskan untuk membeli komputer baru, simak apa saja keunggulan yang ditawarkan prosesor Skylake. 

1. Efisien, performa lebih gahar 

Prosesor Intel Core generasi ke-6 ini dibangun di atas mikro-arsitektur Skylake menggunakan teknologi proses manufaktur 14nm. Karena itu, Skylake dapat memberikan performa dua setengah kali lipat lebih baik, ketahanan baterai tiga kali lipat, dan tampilan grafis 30 kali lebih baik untuk pengalaman bermain game dan menonton video yang lebih mulus.

Di sektor desain, perangkat yang dibuat pun bisa menjadi setengah lebih tipis dan ringan dari sebelumnya.

Foto dok. Liputan6.com

"Ini adalah sebuah lompatan yang besar. Anda akan melihat desain laptop yang setengah lebih tipis dari sebelumnya, setengah lebih ringan dari berat sebelumnya," kata Intel Corporate Vice President and General Manager of Desktop Client Platforms, Gregory Bryant.

Untuk kategori laptop 2-in-1 (Y-Series) misalnya, Intel Skylake hanya membutuhkan daya sebesar 4,5 watt. Bandingkan dengan Intel Xeon yang menggunakan daya 91 watt. Ini berkat skema power management yang disebut "Speed ​​Shift Technology". 

Intel mengklaim bahwa chip mobile Skylake mampu beroperasi hingga 60 persen lebih cepat dan mengonsumsi daya hingga 60 persen lebih sedikit dari CPU sebelumnya. 

Seperti diketahui, lebih dari 500 juta komputer yang digunakan masyarakat saat ini sudah berusia empat sampai lima tahun, atau bahkan lebih. Komputer seperti ini pada umumnya lambat untuk dinyalakan, baterai tidak tahan lama, dan tidak mampu memfasilitasi pengalaman pengguna baru yang tersedia saat ini. Intel Skylake hadir untuk memberikan pengalaman berkomputer yang lebih baik.

2. Dirancang untuk Windows 10

Kombinasi prosesor Intel Core generasi ke-6 dengan sistem operasi Windows 10 memungkinkan pengguna mendapatkan pengalaman baru berkomputer. Ya, banyak sekali inovasi Skylake diposisikan untuk mereka yang ingin mendapatkan pengalaman terbaik menggunakan Windows 10.

Dengan Skylake, Anda bisa mengandalkan asisten digital Cortana pada Windows 10 untuk membangunkan komputer dari mode sleep dalam waktu singkat. Anda hanya perlu menyebutkan "Cortana, bangun". Waktu booting saat komputer dihidupkan juga lebih cepat.

Atau fitur Windows Hello, sistem otentikasi canggih biometrik dimana perangkat bisa mengenali pengguna lewat sidik jari, retina mata dan wajah untuk login ke komputer. Fungsinya sama seperti password. Fitur ini didukung oleh teknologi Camera RealSense yang dikembangkan oleh Intel.

Foto dok. Liputan6.com

Foto dok. Liputan6.com

Menariknya lagi adalah dengan Intel RealSense kita bisa melakukan 3D scanning. Jadi Anda dapat membuat sebuah objek digital dari siapapun termasuk manusia atau benda mati seperti boneka, kemudian mengirimkannya ke printer 3D untuk dicetak atau dimasukkan ke dalam video game.

Teknologi True Key by Intel Security juga tersedia pada banyak prosesor Intel Core Generasi ke-6 untuk memberikan pengalaman login ke berbagai perangkat dan website dengan aman tanpa perlu mengingat password untuk setiap laman yang dibuka.

3. Sasar Gamer

Gamer adalah salah satu segmen yang dibidik Intel lewat prosesor terbarunya ini. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, prosesor Intel Skylake menyuguhkan tampilan grafis 30 kali lebih baik untuk pengalaman bermain game dan menonton video yang lebih mulus. 

Foto dok. Liputan6.com

Menurut Intel, PC gaming telah kembali bangkit karena gamer sadar bahwa pengalaman bermain di konsol game kurang memuaskan. Kate Burleigh, Managing Director for Intel Australia/New Zealand menilai ekosistem PC gaming masih terbuka lebar. Ada sekitar 1,4 milyar gamer di dunia.

Di Skylake, pengguna diklaim dapat melakukan overclock agar kinerja komputer lebih baik lagi saat digunakan bermain game. Pada saat kami berkunjung ke OEM Intel yang lokasinya tak jauh dari Sydney Opera House, perwakilan Intel memperagakan streaming game di Xbox yang berjalan mulus.

Foto dok. Liputan6.com

Foto dok. Liputan6.com

Intel juga memperagakan pemutaran video 360 4K bridge jumping yang berjalan mulus tanpa buffering, mengedit video diklaim 20 kali lebih cepat dibanding komputer yang sudah berusia lima tahun.

(dew)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya