Yamaha Tidak Terima Honda Salahkan Rossi

Honda tidak mau menerima pernyataan Rossi atas insiden dengan Marc Marquez.

oleh Cakrayuri Nuralam diperbarui 03 Nov 2015, 21:26 WIB
Valentino Rossi diduga menendang motor Marc Marquez hingga terjatuh pada GP Malaysia di Sirkuit Sepang, Minggu (25/10/2015). (crash.net)

Liputan6.com, Valencia - Yamaha Movistar mengeluarkan pernyataan terkait sikap Honda Repsol yang menyalahkan Valentino Rossi soal insiden dengan Marc Marquez di Sirkuit Sepang, Malaysia, dua minggu lalu.

Rossi sendiri telah mengatakan kalau dirinya tidak menjatuhkan Marquez. Rider asal Italia tersebut menyebut Marquez terjatuh akibat ulahnya sendiri. "Dia yang menyentuh saya. Ketika saya menggerakkan kaki, Marquez sudah terjatuh," klaim Rossi.

Namun, hingga saat ini, Honda tidak mau menerima pernyataan Rossi. Mereka pun mengeluarkan fakta-fakta mengenai insiden tersebut. Honda membahas insiden di Sirkuit Phillips Istand sebelum balapan di Malaysia.

"Pertama-tama, kami ingin menegaskan kami percaya sangat penting untuk berbicara fakta dan bukan asumsi.  Untuk kebaikan olahraga ini, kami ingin mengimbau publik untuk hanya berbicara fakta-fakta yang muncul," bunyi pernyataan tim Honda.

"Faktanya, hal yang disebutkan di bawah adalah satu-satunya fakta yang dapat kami pertimbangkan. Hal-hal lainnya hanya berdasar asumsi. Berbicara soal asumsi hanya akan meningkatkan atmosfer negatif yang saat ini terjadi, teatpi tidak akan mengubah kenyataan," sambung pernyataan itu.

Baca Juga

  • Fakta Jelang Matchday Keempat Liga Champions: Ronaldo Raja Gol
  • Lewandowski Kirim Sinyal Bahaya ke Arsenal
  • Lawan Gladbach, Allegri Soroti Performa Timnya

Selepas pernyataan Honda, Yamaha pun langsung membalasnya. Yamaha meminta semua pihak tidak menyalahkan Rossi dalam insiden yang dinyatakan oleh Race Direction kalau pria berusia 36 tahun tidak terbukti menendang Marquez.

"Kami mengaju pada siaran pers yang dikeluarkan oleh Repsol Media Service, Minggu, 25 Oktober 2015 dengan judul: Pedrosa menang dan Marquez terjatuh setelah tendangan tidak sportif dari Rossi. Selain itu siaran pers yang dikeluarkan Honda Racing Corporation, Senin 2 November berjudul: Tanya jawab dengan Shuhei Nakamoto, HRC Executive Vice President."

"Yamaha ingin menyampaikan ketidaksetujuan dengan kata-kata yang telah digunakan untuk membuat berita insiden antara pembalap Valentino Rossi dan Marc Marquez. Kedua siaran pers itu adalah kata-kata yang menuduh Valentino Rossi telah menendang motor Marc Marquez. Padahal itu adalah sesuatu yang tidak terbukti sesuai dengan penelitian Race Direction."

"Karena itu kami menolak kata-kata yang digunakan dalam berita yang sudah diterbitkan. Ini tidak sesuai dengan temuan dari Race Direction. Yamaha tidak memiliki keinginan untuk melanjutkan insiden ini lebih dalam lagi. Kami ingin mengakhiri MotoGP 2015 dengan cara yang baik," bunyi pernyataan lengkap Yamaha, seperti dikutip dari Crash. (Jon/Rco)

Insiden Valentino Rossi dengan Marc Marquez di Sirkuit Sepang, Malaysia (Liputan6.com/Motorcyclenews)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya