Kenyam Rekonturisasi Cita Rasa Kuliner Korea ala Chef Edward Kwon

Mengenyam interpretasi modern atas kuliner Korea yang dibuat oleh Chef Edward Kwon.

oleh Bio In God Bless diperbarui 29 Agu 2015, 18:05 WIB
Gala Dinner Shangri-La Hotel Jakarta - `Flavours of Korea` by Chef Edward Kwon

Liputan6.com, Jakarta Jika memang merupakan sebuah kebetulan, maka hal ini adalah sebuah kebetulan yang manis dikecap.

Saat Liputan6.com membahas bagaimana pengalaman akan eksotika kuliner Korea langsung dari tempat asalnya pada awal Agustus 2015, nama Chef Edward Kwon dimunculkan di awal sebagai stimulus konseptual mengenai gerak menu-menu negri Ginseng itu di kancah kuliner global. Menuju penghujung bulan ini, kesempatan untuk menikmati hasil racikan chef Korea itu ternyatakan. Terima kasih untuk hotel Shangri-La Jakarta.

Jumat 28 Agustus 2015 pukul setengah 8 malam, masing-masing meja bundar di Grand Ballroom hotel itu sudah ditata dengan rangkaian peranti makan. Ada 4 gelas yang tersaji untuk tiap orang. Yang pertama telah terisi dengan air mineral. Menghantar pada dimulainya acara, pelayan menuang white wine dari Penfolds Bin 51, Riesling, 2013. Gala dinner yang dihadiri oleh Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia itu mengalir seiring lantunan lagu-lagu berirama soft dengan sentuhan jazz.

`Soft Bean Curd` nama menu ini tertulis di paling atas daftar makanan yang tersaji pada malam itu. Tak langsung tersaji, Chef Edward Kwon, yang hadir di pentas dengan baju kebesarannya, mendemontrasikan terlebih dahulu cara membuat makanan tersebut. Bahan utama tofu ditempatkannya terakhir pada sebuah piring lebar yang kemudian di atasnya diberi jumputan sayur. Sebelumnya, bidang piring telah mendapat 2 jenis saus. Yang pertama terbuat dari wijen hitam dan mayones, sementara yang kedua berbahan kedelai serta bawang putih.

Gala Dinner Shangri-La Hotel Jakarta - `Flavours of Korea` by Chef Edward Kwon

Berbalut selorohan yang dilontarkannya selama beraksi di pentas, Chef Edward Kwon tegas meyatakan bahwa yang dibuatnya itu bukan masakan tradisional Korea. Tapi juga dengan teguh ia menyatakan bahwa rasa yang disuguhkan berwajah Korea. Chef yang telah berpengalaman di hotel-hotel mewah di Amerika dan Uni Emirat Arab tersebut tampak masih berada dalam misinya untuk membawa kuliner Korea ke level Global melalui proses yang dapat disebut sebagai taste recontouring.

Hal itulah yang pada di CNN Culinary Journeys edisi Agustus 2015 dinyatakan oleh Chef Edward Kwon. “Yang terpenting adalah masakan Korea buatan saya direinterpretasi dalam cara modern, tapi dalam hal rasa dan akarnya benar-benar Korea,” ucapnya di artikel `Food Preacher: Chef Edward Kown’s Quest to Globalize Korean Food` seperti dilansir dari CNN.com pada Sabtu (29/8/2015). Sambungnya, “Jika tidak melindungi akarnya, globalisasi kuliner Korea tidak berarti”.

Gala Dinner Shangri-La Hotel Jakarta - `Flavours of Korea` by Chef Edward Kwon

Sensasi kelembutan tofu yang cenderung plain berpadu 2 jenis saus berpalet rasa sour and savory menjadi awal nan fresh untuk menggugah selera makan Anda hingga menuju menu terakhir. Cita rasa kreasi Chef Edward Kwon pada appetizer inilah yang menjadi satu contoh hentakan pada kuliner Korea dan apa yang tadi disebut sebagai taste recontouring. Ketika Anda telah mencoba berbagai masakan Korea sebelumnya dan lalu mencicipi ciptaan Chef satu ini, Anda akan jelas merasakan maksud dari digunakannya istilah itu.

Sebagai analogi, coba perhatikan bahwa meski seseorang mengoperasi wajahnya, Anda tetap bisa mengenali dari bangsa apa ia berasal. Face recontouring, kontur wajah berubah tapi identitas kebangsaan dari wajahnya tetap hadir. Chef kelahiran tahun 1972 ini melakukannya pada cita rasa kuliner Korea, taste recontouring. Di samping melakukan hal itu, lulusan Gangneung Yeongdong College ini tak serta merta meninggalkan apa yang tradisional.

Gala Dinner Shangri-La Hotel Jakarta - `Flavours of Korea` by Chef Edward Kwon

Di menu ke-2 ada bubur Rice Veloute yang terbuat dari beras dan susu. Sebagaimana dijelaskannya, menu itu adalah sajian pilihan raja di masa Dinasti Joseon. Kembali disegarkan dengan menu selanjutnya, yakni Hae Mul Nang Chae dimana sayuran, udang dan tiram mendapat mustard dressing dan perilla dressing, menu utama selanjutnya tiba dengan padanan red wine dari Penfolds Bin 389, Cabernet Shiraz, 2012. Lagu `Just the Two of Us` pun mengalun.

Jika jarak terdekat dari kesempurnaan bisa dibahasakan dalam rupa sebuah hidangan, maka Kalbi Steak buatan Chef Edward Kwon adalah jawabannya. Tersaji bersama kimchi chutney, pomme puree dan root vegetables, daging steak ini dimasak dengan tingkat temperatur dan durasi sedemikian rupa hingga menghasilkan tekstur dan rasa yang tak boleh Anda lewatkan. Tak lupa juga untuk menyebut saus yang melengkapinya.

Gala Dinner Shangri-La Hotel Jakarta - `Flavours of Korea` by Chef Edward Kwon

Semua ini disimpulkan secara manis lewat Yuzu Curd, dessert rasa Korea yang terdiri dari Bokbunja Chiffon cake, es krim wijen hitam, dan lempengan gula dan kacang berhias buah-buahan. Dari segala pleasure experience yang datang dari resep Chef Edward Kwon, yang kemudian menjadi pertanyaan adalah apakah visinya untuk menggolbalkan kuliner Korea akan tercapai?

Rasa yang dinikmati sungguh menjanjikan, tapi untuk menjadikan sebuah produk budaya menjadi fenomena global jelas merupakan satu hal tersendiri yang mungkin butuh satu upaya kompleks untuk mewujudkannya.

Gala Dinner Shangri-La Hotel Jakarta - `Flavours of Korea` by Chef Edward Kwon

Namun jika Anda ingin mendapat kehormatan untuk menjadi bagian mula-mula dari proses itu – dengan menikmati hasil sentuhan seni kuliner Korea dari Chef Edward Kwon – Anda bisa menikmatinya pada Sabtu 29 Agustus 2015 di hotel Shangri-La Jakarta.

Menu-menu chef ini bisa dinikmati sebagai bagian dari buffet restoran Satoo di hotel itu. Untuk makan malam, Anda bisa menikmatinya dengan harga Rp. 390 ribu ++ per orang. Info lebih lanjut hubungi nomor telepon (021) 29399562.

Gala Dinner Shangri-La Hotel Jakarta - `Flavours of Korea` by Chef Edward Kwon

 

(bio/igw)

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya