Kekeringan, Petani Ikan di Sleman Merugi Jutaan Rupiah

Akibat minimnya pasokan air dan panasnya cuaca, ribuan benih ikan yang ditebar menjadi mati.

oleh Liputan6 diperbarui 07 Agu 2015, 07:20 WIB
Akibat minimnya pasokan air dan panasnya cuaca, ribuan benih ikan yang ditebar menjadi mati.

Liputan6.com, Sleman - Setelah kesulitan air bersih dan sawah puso, dampak kekeringan belakangan ini mulai dirasakan para petani ikan di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Akibat minimnya pasokan air dan panasnya cuaca, pengelolaan kolam ikan mereka tidak bisa berjalan dengan baik. Ribuan benih ikan yang ditebar menjadi mati.  

Seperti ditayangkan Liputan 6 Pagi SCTV, Jumat (7/8/2015), para petani ikan mengaku dirugikan hingga jutaan rupiah, karena bisa dipastikan mereka akan gagal panen.

Untuk mengantisipasi kerugian lebih besar, Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan atau PPK Sleman meminta para petani ikan untuk mengganti jenis ikan yang ditebar di kolam. Mereka diminta tidak lagi menebar benih ikan nila dan gurame yang memerlukan banyak air, namun menggantinya dengan jenis ikan lele yang tidak membutuhkan banyak air.

Diakui untuk mengganti komoditas ikan yang ditebar memang tidak mudah, karena dibutuhkan biaya tidak sedikit, terutama untuk mengubah sarana pembiakannya. Namun hal itu menjadi salah satu alternatif bagi petani ikan agar tetap bisa mendapatkan hasil dari kolamnya. (Dan/Rmn)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya