16 Pelaku Pembunuhan 'Tukang Sihir' di India Ditangkap Polisi

Sejumlah warga menggelar unjuk rasa di depan kantor polisi setempat untuk menuntut agar mereka dibebaskan.

oleh Liputan6 diperbarui 23 Jul 2015, 04:19 WIB
Warga Negara Bagian Assam yang terlibat pembunuhan dengan motif tuduhan tukang sihir. (BBC.com)

Liputan6.com, New Delhi - Kepolisian India mengatakan sudah menangkap 16 orang terkait pembunuhan seorang perempuan yang dituduh sebagai tukang sihir.

Purni Orang yang berusia 63 tahun ditelanjangi dan dipancung oleh warga sebuah kampung di wilayah Sonitpur, Negara Bagian Assam karena dianggap bertanggung jawab atas penyakit di sana.

9 Dari yang ditangkap itu adalah perempuan. Sejumlah warga menggelar unjuk rasa di depan kantor polisi setempat untuk menuntut agar mereka dibebaskan.

"Purni adalah tukang sihir dan menyebar jampi-jampi setan kepada musuh-musuhnya, dan tidak ada tempat untuk tukang sihir, jadi pembunuhannya bisa dibenarkan," kata Kiran Teronpi, seorang warga seperti dikutip BBC, Rabu 22 Juli 2015.

Menurut polisi, sekitar 7 tahun lalu, sekelompok warga di kawasan Sonitpur juga membunuh seorang perempuan karena dianggap tukang sihir.

Ditambahkan, dalam waktu 6 tahun belakangan, hampir 90 orang yang dituduh tukang sihir --dan sebagian besar perempuan-- dipenggal, dibakar, maupun ditikam sampai mati.

Menuduh seorang perempuan sebagai tukang sihir sering dilakukan oleh masyarakat suku maupun di kalangan buruh perkebunan teh di Negara Bagian Assam.

Bagaimanapun dalam beberapa kejadian para pengamat yakin bahwa serangan sebenarnya ditujukan kepada para perempuan yang menjanda dengan tujuan untuk menguasai tanah dan harta milik mereka dengan berkedok tuduhan tukang sihir. (Ado/Dan)

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya