Turan Terancam Batal Bela Barcelona

Turan akan dipulangkan bila Benedito terpilih sebagai presiden.

oleh Thomas diperbarui 08 Jul 2015, 16:18 WIB
Arda Turan (CURTO DE LA TORRE / AFP)

Liputan6.com, Barcelona- Gelandang Atletico Madrid Arda Turan kemungkinan besar tidak jadi memperkuat Barcelona dan akan dikembalikan ke Vicente Calderon bila Agusti Benedito yang terpilih sebagai presiden Barcelona.

Turan pada pekan ini resmi jadi milik Barcelona. Blaugrana sudah menyepakati transfer Turan dengan Atletico senilai 41 juta euro. Pemain asal Turki ini dibeli karena permintaan pelatih Luis Enrique.

Namun Turan belum pasti akan bermain bersama Barcelona pada musim 2014-2015. Ada klausul presiden Barcelona terpilih dapat memveto transfer Turan.

Pemenang pemilihan presiden Barcelona yang berlangsung 18 Juli punya waktu hingga 20 Juli untuk menentukan apakah jadi membeli Turan atau tidak. Bila sang presiden terpilih memutuskan membatalkan transfer dan mengembalikan Turan ke Atletico, maka Barcelona akan rugi empat juta euro.

Nah, Turan kemungkinan akan dikembalikan ke Vicente Calderon seandainya Benedito yang jadi orang nomor satu di Nou Camp.

Benedito kesal dengan keputusan mantan presiden Josep Maria Bartomeu yang membeli Turan disaat belum ada kepastian siapa yang bakal berkuasa di Nou Camp selanjutnya. Apalagi saat ini Barcelona tengah terkena sanksi FIFA berupa larangan terlibat di bursa transfer sehingga Turan baru bisa bergabung Januari nanti.

"Mereka telah meninggalkan kita masalah besar. Pembelian yang kami tidak dapat gunakan hingga enam bulan dari sekarang karena, dan kami tidak boleh melupakan ini, kami sedang dalam sanksi FIFA karena orang itu (Josep Maria Bartomeu)," ucap Benedito.

"Dia harus membayar mahal atas sikap tidak menghormati kepada anggota klub. Dia melewati batas."

"Saya berbicara dengan pelaksana tugas presiden Ramon Adell dan memberitahunya bila pembelian Arda adalah tindakan tidak setia, serangan terhadap semangat demokrasi klub," tegas Benedito. (Tho/Ary)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya