Cari Tahu Kenapa Anak Menangis Saat Keramas

Jangan langsung menyalahkan sampo yang digunakan bila anak menangis saat dikeramas

oleh Aditya Eka Prawira diperbarui 28 Mei 2015, 08:00 WIB
Jangan langsung menyalahkan sampo yang digunakan bila anak menangis saat dikeramas

Liputan6.com, Jakarta Jangan langsung menyalahkan sampo yang digunakan bila anak menangis saat dikeramas. Bisa jadi tangisan merupakan bentuk penolakan akibat trauma yang mereka pendam.

"Mungkin cara orangtua dalam mengeramas rambut si anak yang salah. Terburu-buru, tidak seperti sedang bermain," kata Ayoe Sutomo, M.Psi, Psi.

Menurut dia, keramas harus dijadikan sebagai aktivitas bermain sehingga anak merasa nyaman. Terlebih bagi bayi di bawah usia tiga tahun, apa pun bentuk perlakuan yang mereka terima, akan terekam dan tersimpan di memori.

"Jika keramas tidak menyenangkan akan terekam di memori anak, yang pada akhirnya membuat anak malas kalau diajak keramas," kata Psikolog Keluarga dalam diskusi 'Lebih Segar dan Wangi Saat si Kecil Aktif Bermain' di Jakarta, Rabu (27/5/2015)

Hal senada diungkapkan Ivy Batuta. Sang anak pernah menolak dikeramas, karena sebelumnya Ivy pernah terburu-buru membersihkan bagian kepalanya.

"Sesudah kejadian itu, saya coba keramasin rambutnya pelan-pelan, dan besoknya nggak rewel lagi kalau mau dikeramas," kata Ivy.

Menurut presenter dan penyiar radio yang sekilas mirip Becky Tumewu, jangan jadikan keramas sekedar keramas. Jadikan kegiatan membersihkan bagian rambut kepala aktivitas yang menyenangkan buat anak.

"Kan habis mandi si anak akan segar kembali. Jadi, jangan sembarangan," kata Ivy.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya