Transjakarta & 3 in 1 Normal, Laju Truk Soetta Dibatasi Saat KAA

Peringatan Konferensi Asia-Afrika (KAA) ke-60 telah dimulai hari ini, 20 April.

oleh Tanti Yulianingsih diperbarui 20 Apr 2015, 07:18 WIB
Sebuah spanduk KAA terpasang disalah satu dinding pembatas proyek MRT di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (17/4/2015). Pemprov DKI Jakarta mengaku sudah siap 95 persen untuk menggelar KAA. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Peringatan Konferensi Asia-Afrika (KAA) ke-60 telah dimulai. Sejumlah ruas jalan protokol di Jakarta rencananya akan ditutup sementara, hingga para delegasi negara peserta perhelatan tersebut melewati jalur tersebut.

Namun hal itu tidak berlaku bagi bus Transjakarta. Kendaraan tersebut akan tetap beroperasi normal selama KAA berlangsung.

"Selama Pelaksanaan KAA 2015, Bus TransJakarta dioperasioanlkan Normal semua Koridor (info TransJakarta 021-80879449)," demikian info kepolisian melalui akun Twitter @TMCPoldaMetro, Senin (20/4/2015).

Untuk kendaraan besar seperti truk, akan dilakukan pengaturan laju mereka di area sekitar Cengkareng.

"Sehubungan pelaksanaan KAA, 19-26 April diberlakukan pembatasan truk di kawasan Bandara Soekarno-Hatta," kicau akun resmi polisi tersebut.

Sementara untuk aturan lalu lintas 3 in 1, akan tetap diterapkan meski ada event tersebut. "Kawasan pengendalian lalu lintas 3 in 1 tetap diberlakukan selama pelaksanaan KAA 2015," info Polda Metro.

Untuk keamanan para tamu negara undangan acara KAA, 5 jalan protokoler juga di Jakarta akan ditutup sementara selama 6 hari yaitu 19-24 April 2015. 

Menurut Kasubdit Dikyasa Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Warsinem, kelima jalan utama yang akan ditutup sementara di antaranya ialah Jalan MH Thamrin, Sudirman, Gatot Soebroto. Sebab sebagian besar hotel para peserta berada di 3 kawasan tersebut.

Sedangkan kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), Jalan Gerbang Pemuda, dan Pejompongan akan digunakan sebagai akses dari hotel menuju lokasi hajatan internasional tersebut.

"Sabtu hingga Selasa (19-22 April) mungkin pengalihan jalan tidak akan banyak mengganggu warga, karena acara puncaknya Rabu (24 April)," jelas Warsinem kepada Liputan6.com saat dihubungi, Sabtu 18 April 2015.

Warsinem menerangkan, pada Rabu 22 April 2015 pagi, Jalan Gerbang Pemuda akan ditutup karena digunakan sebagai jalan masuk utama menuju lokasi pertemuan di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan oleh para delegasi dari berbagai negara.

Ia pun menyarankan masyarakat untuk tidak melewati Jalan Pejompongan, yang diperkirakan akan lebih padat dari hari biasa.

"Jalur itu akan dipakai untuk pengalihan kendaraan yang terkena rekayasa lalu lintas di kawasan Senayan," terang dia.

Namun pengalihan arus bersifat situasional dan dinamis, sehingga ia tidak dapat memastikan sterilisasi jalan diberlakukan seberapa lama. Untuk Rabu 22 April, para delegasi akan mulai beraktivitas pukul 06.00 hingga 09.00 WIB.

"Sebab di jam itulah para delegasi tamu dan Presiden Negara sahabat akan keluar dari 20 hotel secara serentak," beber Warsinem.

Dengan adanya perhelatan tersebut, masyarakat pun diimbau untuk berangkat lebih awal menuju tempat kerja atau kuliah yang berada di rute yang akan dilintasi para delegasi KAA.

"Selama kegiatan KAA berlangsung, masyarakat yang akan melintas tol Dalam Kota (Cawang - Grogol), Gatot Subroto, Rasuna Said, Jenderal Sudirman-Thamrin diimbau agar berangkat lebih awal. Terima kasih," posting polisi di akun @TMCPoldaMetro.

KAA diselenggarakan di Jakarta-Bandung. Hajatan skala internasional tersebut rencananya berlangsung dari 19-24 April 2015.

Pelaksanaan KAA antara lain meliputi pertemuan pejabat tingkat tinggi Asia-Afrika (19 April), pertemuan tingkat menteri Asia-Afrika (20 April), Pertemuan Bisnis Asia-Afrika (21-22 April), Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika (22-23 April), dan napak tilas KAA di Bandung (24 April). (Tnt)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya