Passion Jadi Alasan Reynaldi Hermansjah Maju di Bursa Dirut BEI

Tahun 1993 sampai 1996, Reynaldi Hermansjah menjabat sebagai Senior Manager di Mees Pierson Finas Investment Management.

oleh Achmad Dwi AfriyadiDiterbitkan 14 April 2015, 19:13 WIB
(Foto: Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Meskipun telah cukup lama berkecimpung di sektor riil, namun Reynaldi Hermansjah masih mempunyai kecintaan terhadap pasar modal. Alasan itulah yang menjadi alasan dirinya untuk mencalonkan diri menjadi Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

Reynaldi menjelaskan, dirinya saat ini menjabat sebagai direktur keuangan PT Jasa Marga  sejak 2006 lalu. Namun meskipun sudah cukup lama berada di sektor riil, dirinya mempunyai ketertarikan khusus dengan pasar modal.  "Saya punya passion terhadap pasar modal, meskipun saya sudah di sektor riil tapi passion saya di pasar modal," kata dia di Jakarta, Selasa (14/4/2015).

Reynaldi melanjutkan, meskipun ia cukup lama berkecimpung di bidang kalan tol, didirnya yakin bahwa dasar pengetahuan soal pasar modal cukup mumpuni. Pasalnya, selama ini Jasa marga juga merupakan perusahaan yang terdaftar di bursa. Selain itu, sebelumnya dirinya juga sudah lama berkecimpung di industri keuangan.

Karirnya dimulai tahun 1991 sebagai Head of Sales di Nomura Securities. Tahun 1993 sampai 1996 menjabat sebagai Senior Manager di Mees Pierson Finas Investment Management, dan tahun 1996 sampai 1998 menjadi President Director BII Lend Lease Investment Services. Tahun 1999 sampai 2002 menjabat sebagai Group Head di Indonesian Bank Restructuring Agency kemudian menjadi President Director di PT PNM Investment Management sejak tahun 2003 sampai 2006.

"Saya pun memiliki latar belakang cukup lengkap di pasar efek, di Numera Sekuritas tahun 1991, 3 tahun dan punya pengalaman manajer investasi baik lokal maupun asing, BNP Paribas, di emiten Jasa Marga jadi unsur-unsur pasar modal sudah pernah dialami," lanjutnya.

Dia mengatakan, pasar modal RI masih punya peluang yang besar untuk dikembangkan. Lanjutnya, cara terpenting untuk mengembangkan pasar modal ialah perubahan pola pikir masyarakat.

"Caranya pola pikir, konsep berpikir, dalam menyikapi masalah, kami mendengarkan untuk menerima usulan dan kritik, rekomendasi, dari situ akan kita kaji mana yang terbaik bagi industri," tandas dia.

Berikut paket direksi yang diusung Reynaldi:

Direktur Utama Reynaldi Hermansjah
Direktur Pengawasan Kristian Manulang
Direktur Perdagangan Bambang Widodo
Direktur Penilaian Perusahaan Ignatius Girendroheru
Direktur Teknologi Informasi Fifi Virgantri
Direktur Keuangan SDM Budi Sanjaya
Direktur Pengembangan Grace

(Amd/Gdn)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya