32 Penghuni Lapas di Banten Ikuti UN

Penghuni Lapas yang mengikuti UN di tahanan didampingi dari pihak sekolah.

oleh Yandhi Deslatama diperbarui 13 Apr 2015, 09:27 WIB
Seorang Pelajar melakukan uji coba Ujian Nasional berbasis Komputer, di SMA Negeri 30, Jakarta, Rabu (1/4/2015). Kemendikbud akan melakukan ujicoba ujian nasional (UN) online mulai pekan depan. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Serang - Ujian Nasional (UN) dengan sistem berbasis komputer atau manual untuk siswa SMA dan sederajat mulai digelar hari ini. Ujian juga diikuti 32 narapidana (napi) dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II Serang, Banten.

"Ada 32 warga binaan  yang akan mengikuti ujian di lapas, dan semuanya sudah siap," ujar Kepala Lapas Klas II Serang, Banten Eti Herawati, Senin (13/4/2015).

Ketua Panitia Pelaksana Ujian Nasional Provinsi Banten, Tedy Rukman mengatakan, meski status mereka sebagai narapidana, hak mereka untuk mendapatkan pendidikan tetap dijamin Pemerintah Provinsi Banten. Sehingga, kelak siswa tersebut keluar dari Lapas, dapat melanjutkan masa depannya.

"Tentu saja mereka ikut UN. Kalau statusnya dalam tahanan mereka akan ikut UN di tahanan, dengan pendamping dari masing masing sekolah," kata Tedy Rukman.

Dia menyatakan, pendistribusian soal UN baik ke Lapas maupun sekolah peserta UN tingkat SMA berlangsung lancar dengan pengawalan aparat kepolisian guna mencegah kebocoran soal.

"Pendistribusian dan pengambilan soal sudah dilakukan semenjak pukul 06.00 wib pagi tadi," ucap dia.

Ujian Nasional 2015 di Provinsi Banten diikuti 137.754 siswa yang berasal dari 1.702 tingkat SMA sederajat dari 8 kota dan kabupaten se Provinsi Banten. (Mvi)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya