Cerita Penumpang Tak Rayakan Imlek karena Lion Air Delay 18 Jam

Diungkapkan salah seorang penumpang Hasanah, dia dan keluarga seharusnya terbang ke Jambi pukul 16.00 WIB pada Rabu 18 Februari.

oleh Pramita TristiawatiDiterbitkan 19 Februari 2015, 10:57 WIB
Antrean di Terminal 1B Bandara Soekarno-Hatta (foto: @shien_kath)

Liputan6.com, Tangerang - Penumpang Lion Air di Terminal 1B terlunta-lunta selama 18 jam, akibat pesawat yang akan ditumpanginya tak kunjung datang. Bahkan di antaranya memilih menginap di hotel tanpa bisa merayakan Imlek bersama keluarga di kampung halaman.

Diungkapkan salah seorang penumpang Hasanah (40), dia dan keluarga seharusnya terbang ke Jambi pukul 16.00 WIB pada Rabu 18 Februari kemarin. Namun hingga Kamis ini pukul 10.00 WIB, tidak ada tanda-tanda dia dan keluarga akan diberangkatkan dengan nomor penerbangan pesawat yang dipegangnya.

"Saya dan keluarga seharusnya berangkat jam 16.00 WIB kemarin dengan tujuan ke Jambi. Tapi sampai sekarang mana? Tidak juga diberangkatkan," tutur Hasana.

Melalui pengeras suara, beber Hasana, sebelumnya sempat diinformasikan akan berangkat pukul 17.15 WIB atau molor 1 jam 15 menit. Namun hingga malam harinya tak ada lagi kejelasan. Bahkan tak ada satu pun petugas yang bisa dimintai keterangan sebelum akhirnya ia memutusksan menginap di hotel.

"Pada demo kali itu petugasnya tak melayani, penumpang ditelantarin begini," ujar Hasana.

Bahkan, saat malam hari Hasanah berniat ingin membatalkan penerbangan dan menggantinya dengan pesawat lain. Tak ada juga yang melayani.

Hingga akhirnya, Hasanah dan keluarganya memilih untuk bermalam di sebuah hotel dekat bandara dan kembali ke Terminal 1 untuk berusaha mengecek keadaan terakhir. "Kami masih menunggu," singkat Hasana.

Dia pun menyesalkan gagal menikmati malam perayaan Imlek di kampung halaman. Padahal rencana tersebut sudah dia rencanakan jauh-jauh hari bersama sanak keluarga.

"Enggak bisalah, padahal sudah direncanakan dari tahun lalu bakal balik lagi ke Jambi," pungkas Hasana. (Tnt/Yus)

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya