Membaca Imajinasi Piyu lewat 'Sesuatu Yang Indah'

Kiprah lagu 'Sesuatu Yang Indah' ternyata tak berhenti di tahun 2001. Lewat sebuah novel, Piyu mencoba menyanyikannya lagi.

oleh Feby FerdianDiterbitkan 29 Desember 2014, 15:40 WIB
Kiprah lagu 'Sesuatu Yang Indah' ternyata tak berhenti di tahun 2001. Lewat sebuah novel, Piyu mencoba menyanyikannya lagi.

Liputan6.com, Jakarta Saat diperdengarkan pertama kali oleh band asal Surabaya, Padi pada 2001 lalu, rasanya tak ada yang menyangka kalau single Sesuatu yang Indah ternyata mengandung 'muatan seni tersembunyi' yang kelak akan mengawali perluasan sayap sang kreatornya, Piyu di industri seni Tanah Air.

Dan di tahun ini, tepatnya tiga belas tahun sejak Padi mengeluarkan album terakhir, Sesuatu yang Indah resmi digubah  Piyu menjadi sebuah novel fiksi yang dihasilkan dari imajinasinya sendiri.

Menariknya lagi,  langkah itu juga ternyata bukanlah sebuah keputusan yang diambil secara mendadak, keinginan itu bahkan sudah muncul ketika dirinya masih berjuang meramu nada.

"Saya memang ingin menerjemahkan karya-karya saya ke dalam bentuk yang berbeda. Jadi saya ingin lagu saya tidak berhenti jadi sebuah lagu saja. Saya ingin dia bisa menjadi karya lain seperti buku, film, lukisan, patung, atau apapun. Itu yang saya kerjakan sekarang," tegas Piyu.

Lantas, sejauh apa imajinasinya bertualang di lagu tersebut?

Selanjutnya >>


Selanjutnya

Di lagu 'Sesuatu yang Indah' versi novel, Piyu berkolaborasi dengan penyanyi Vanya.

Turut dibantu oleh Stanley Meulen (Me & You Versus the World), novel Sesuatu yang Indah bercerita tentang seorang eksekutif muda bernama Ikmal  yang dikejutkan  dengan sebuah kabar soal Amara yang tidak lain adalah mantan kekasihnya.

Meski saat ini dirinya telah memiliki seorang kekasih baru bernama Farah, Ikmal tetap tidak dapat melupakan kejahatan yang pernah dia perbuat pada mantan kekasihnya itu.

Kontan, semakin ia teringat pada Amara, semakin tergerak pula ia untuk membuka kembali 'sesuatu yang indah' yang pernah terjadi di antara mereka. “Sesuatu yang indah akan musnah apabila kamu tidak mampu menjaganya,” komentar Piyu tentang kisahnya tersebut.

Selanjutnya >>


Selanjutnya

Piyu, gitaris Padi.

Secara keseluruhan,  penggambaran imajinasi yang disampaikan Piyu  dan Stanley di novel ini berhasil tersampaikan dengan baik. Dan kalau menyimak rencana besar yang masih mengantri di dalam benaknya, apa yang dilakukan Piyu dengan 'Sesuatu yang Indah' sudah terbilang tepat.(Feb/Ade)

 

Sesuatu yang IndahLirik: Piyu

KekasihkuKutelah mengenalmu sekian lamaSepatutnya aku bisa mencintaimu sepenuh hatiKuharapkan engkau dan akuSaling mengerti bukan menyakitiTak perlu lagi ada pertengkaran

Kini aku temukanTelah aku dapatkanJauh sudah tersimpanSesuatu yang indah dari dirimuSemoga aku bisaMungkin pun aku mampu untuk dapatMemberikan tulus hatiku

KekasihkuBetapa aku tak pernah dapat membuaimuDengan kata-kata cintaYang mungkin bisa menyejukkanmuSungguh aku masih inginTerus mencari dalam jiwamuRasa ini ingin kuakui

Kini aku temukanTelah aku dapatkanJauh sudah tersimpanSesuatu yang indah dari dirimuSemoga aku bisaMungkin pun aku mampu untuk dapatMemberikan tulus hatiku

KekasihkuMaafkanlah akuJika tak mampu bahagiakanmuMemelukmu dengan rasa cinta

Kini aku temukan telah aku dapatkanJauh sudah tersimpanSesuatu yang indah dari dirimuSemoga aku bisaMungkinpun aku mampu untuk dapatMembahagiakan hatimu

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya