Indosat: Pembelian Aplikasi Android Pakai Pulsa Laris Manis

Layanan carrier billing Indosat yang terintegrasi dengan Google Play ternyata berhasil menarik minat pelanggan.

oleh Andina Librianty diperbarui 23 Des 2014, 14:24 WIB
Google baru saja merilis daftar aplikasi terbaik untuk tahun 2014 di Google Play Store.

Liputan6.com, Jakarta - Layanan carrier billing Indosat yang terintegrasi dengan Google Play ternyata berhasil menarik minat pelanggan. Indosat mengklaim layanan yang memungkinkan pelanggan membeli aplikasi melalui pemotongan pulsa di toko aplikasi Android tersebut disambut antusias oleh para pelanggannya.

"Respon terhadap layanan pembelian aplikasi dengan pemotongan pulsa ini sangat bagus. Konten yang paling banyak diunduh oleh pelanggan itu adalah game, salah satu contohnya Clash of Clans," tutur Alex di Grand Indonesia.

Sebelum hadir di Google Play, layanan carrier billing Indosat juga telah tersedia di sejumlah toko aplikasi lainnya. Antara lain adalah BlackBerry Apps World, BBM Shop, Nokia Store, dan Kakao Talk. 

Ditambahkan Division Head Data Services Indosat, Sharif Mahfoedz, jumlah pelanggan Android Indosat yang mengunduh aplikasi di Google Play Store mengalami peningkatan yang signifikan. Namun Sharif enggan merinci pertumbuhannya.

Dia yakin pertumbuhan itu akan terus berlanjut dalam waktu-waktu mendatang. Terlebih lagi, layanan itu belum sebulan diluncurkan. Sehingga peluang pertumbuhan sangat besar.

"Untuk saat ini kami belum bisa share seberapa besar pertumbuhannya, tapi yang pasti jumlah akan tumbuh terus. Mungkin setelah satu kuartal berjalan, kita bisa lihat pertumbuhannya dengan lebih jelas," tutur Sharif kepada tim Tekno Liputan6.com.

Sharif menuturkan bahwa Indosat sangat terbuka bekerjasama dengan berbagai penyedia konten digital. Selama kerjasama yang terjalin juga menguntungkan konsumen.

Indosat, sambungnya, saat ini juga tengah mengupayakan kerjasama serupa dengan Apple untuk toko aplikasi Apple Store. Namun menurutnya, sampai saat ini belum ada kata sepakat.

"Kerjasama dengan Apple untuk layanan ini tergantung dari kemauan mereka. Sampai saat ini mereka belum mau, tapi kami tetap menjalin komunikasi dengan mereka," ungkap Sharif.

(din/dew)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya