Liputan6.com, Jakarta - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melalui Bumi Investment Pte Ltd Singapore menunda pembayaran bunga sebesar 10,75 persen pada Oktober 2014.
Penundaan pembayaran obligasi dilakukan hingga akhir November 2014. Direktur PT Bumi Resources Tbk, Dileep Srivastava menuturkan, perseroan akan terus memberitahu perkembangan terkait hal ini setelah menerima informasi lebih lanjut dari penerbit.
Advertisement
Bumi Invesment Pte Ltd yang merupakan anak usaha Perseroan menerbitkan guaranteed senior secured notes II sebesar US$ 700 juta pada 30 September 2010. Surat utang akan jatuh tempo pada 6 Oktober 2017, dan dikenakan tingkat suku bunga 10,75 persen. Pembayaran kupon bunga setiap enam bulan.
Dalam aksi korporasi ini, Credit Suisse Limited cabang Singapura, Deutsche Bank dan JP MOrgan bertindak sebagai Joint Lead Manager.
Surat utang dijamin oleh kelompok usaha antara lain PT Sitrade Coal, Kalimantan Coal Limited, Sangatta Holdings Limited dan Forerunner International Pte Ltd.
Dana penerbitan surat utang ini yang diterbitkan anak usaha PT Bumi Resources Tbk digunakan untuk membayar utang jangka pendek JP Morgan Chase, Credit Suisse, dan Brights Ventures serta membayar penuh utang jangka panjang Raiffeisen Zentralbank Osterreich AG. (Ahm/)