Kisah Mal New World Bangkok, Dulu Mewah Kini Dihuni Ikan

Penghancuran, ditambah kebakaran yang terjadi pada 1999, membuat bangunan mal tersebut bolong, hanya beratapkan langit.

oleh Elin Yunita Kristanti diperbarui 04 Jul 2014, 09:14 WIB
New World Mall Bangkok (news.distractify.com)

Liputan6.com, Bangkok - Diabaikan manusia selama lebih dari 2 dekade, New World Mall di Bangkok, Thailand menarik kedatangan 'klien' baru: ikan-ikan. Hewan air tersebut berenang lincah di antara etalase-etalase bobrok dan eskalator yang terendam air. Hidup nyaman tanpa predator.

Koi dan nila berpesta makanan ikan, yang dilemparkan para turis yang makin banyak berkunjung ke lokasi tersebut. Pelet itu dibeli dari para penjaja lokal.

Foto dok. Liputan6.com


Bangunan ini resmi ditutup untuk umum pada tahun 2011, tapi cukup mudah untuk menyelinap melalui pintu belakang.

Dibangun pada tahun 1982, pusat perbelanjaan New World hanya bertahan 15 tahun sebelum masalah akhirnya datang. Menurut Bangkok Post pada tahun 1997, pemerintah setempat, Bangkok Metropolitan Administration menghancurkan 7 dari 11 tingkat bangunan tersebut. Setelah diketahui, pemilik mal hanya mengajukan izin bangunan 4 lantai.

Foto dok. Liputan6.com


Penghancuran tersebut, ditambah kebakaran yang terjadi pada 1999, membuat bangunan mal tersebut bolong, hanya beratapkan langit.

Dan banjir pun terjadi. Lantai mal berubah menjadi kolam, air hujan selama bertahun-tahun terakumulasi di sana. Jadi sarang nyamuk!

Untuk mengatasi masalah menjengkelkan dan mencegah penyakit, warga di sekitar bangunan memutuskan untuk melepaskan ikan-ikan pemangsa nyamuk. Dan sejak saat itu sebuah miniatur ekosistem lahir di mal yang terabaikan. 

Foto dok. Liputan6.com


Awalnya, hanya 10 sampai 20 orang yang datang ke kolam unik itu. Demikian ujar penjual mie, Jae Toom. Mereka datang untuk memberi makan ikan.

"Namun setelah foto kolam kami posting di Facebook pekan lalu, makin banyak lagi pengunjung yang datang," kata Toom, seperti Liputan6.com kutip dari CNN, Jumat (4/7/2014). Kisah mal yang dihuni ikan mendunia.

Sebaliknya, Bangkok Metropolitan Administration -- yang dulu menghancurkan sebagian mal -- merasa terusik.

Senin lalu, pejabat pemerintah memerintahkan barikade dipasang untuk mencegah orang-orang datang. Alasannya, ada risiko kesehatan dan ketidakstabilan struktur mengancam para pengunjung.

Pemerintah akan menentukan apakah New World aman untuk publik Juli mendatang. Jika tidak, maka bangunan tersebut akan dirubuhkan. Lantas bagaimana dengan nasib ikan-ikan penghuninya?

Tentu saja, mereka akan dipindahkan, ke kolam baru, yang pastinya tak seunik rumah lamanya. (Tnt)

Baca juga:

Pulau Ini Jadi Sarang Ular Paling Mematikan di Bumi

Ini Pekerjaan Paling Aneh di NASA

Ini Nama Terpanjang di Dunia, Terdiri dari 63 Kata


Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya