Kemenangan Jepang Dongkrak Popularitas Bulutangkis di Olimpiade

"Kemenangan Jepang dapat memacu olahraga bulutangkis sendiri di ajang Olimpiade," ujar Christian.

oleh Antonius Hermanto diperbarui 27 Mei 2014, 14:45 WIB
Christian Hadinata (Badminton Indonesia)

Liputan6.com, Banten - Tim Thomas Cup Jepang menjadi kampiun baru dari ajang Thomas & Uber Cup yang digelar di New Delhi, India. Mereka berhasil menjadi juara setelah mengalahkan tim Thomas Malaysia 3-2 di Partai Final.

Pelatih tim Thomas Indonesia, Christian Hadinata menyebut, pamor bulutangkis meningkat dan menjadi cabang prioritas Olimpiade."Kemenangan Jepang dapat memacu olahraga bulutangkis sendiri di ajang Olimpiade. Sudah pasti pihak International Olympic Committe (IOC) menyaksikan turnamen itu."

"Selama ini cabang bulutangkis agak terpinggirkan di Olimpiade dibandingkan cabang lainnya," jelasnya pada Liputan6.com.

Pelatih yang akrab dipanggil Koh Chris ini pun juga menyebutkan kemenangan Jepang dalam ajang tersebut tidak lepas dari faktor kualitas. Kemenangan Jepang di Piala Thomas 2014 terasa spesial. Untuk pertama kali sepanjang sejarah, Jepang merebut gelar bergengsi turnamen bulutangkis beregu putra itu.

"Jepang memiliki pemain dengan kemampuan merata.  Saya juga kagum dengan semangat juang mereka yang begitu besar. Menurut saya, bagus Jepang juara, karena hal ini akan memberi warna baru dan agar yang menjadi juara tidak negara tertentu saja."

Penampilan tim Thomas Jepang angat mengejutkan. Mereka berhasil menghancurkan sang juara bertahan China dengan skor telak 3-0."Selain faktor kemampuan tentu ada faktor keberuntungan juga. Tidak semua pemain hebat atau bernama besar dapat bermain baik di setiap pertandingan, pasti ada naik turunnya."

"Jepang cukup mengejutkan karena mereka berhasil mengalahkan China 3-0 langsung."

Tim Thomas Indonesia yang dipimpin oleh pebulutangkis ganda putra, Hendra Setiawan hanya mampu menjadi semifinalis di ajang tersebut. Mereka harus menyerah 0-3 dari tim Thomas Malaysia di babak semifinal.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya