Liputan6.com, Lombok Timur - Seorang warga Lombok Timur membelah bukit sedikit demi sedikit untuk mengalirkan air ke desanya yang kering. Metode sodetan, dipilihnya guna mengairi wilayah yang tandus dan gersang. Inilah kisah Slamet Suryawan Sahak, salah seorang kandidat Liputan 6 Awards 2014.
Seperti ditayangkan Liputan 6 Siang SCTV, Senin (12/5/2014), Ijo Balit adalah desa paling bawah di kaki Gunung Rinjani, Lombok Timur yang berselimut dedaunan hijau dengan air puncak Rinjani yang melaju deras memenuhi Sungai Ijo Balit.
20 tahun silam kata ini nyaris tak bisa dibayangkan untuk menggambarkan Ijo Balit. Malah orang menyebut daerah ini dengan sebutan lendang panas atau padang rumput yang gersang. Adalah Slamet Suryawan Sahak, putra asli Ijo Balit, yang bekerja keras membalikkan kondisi.
Arsitek lulusan perguruan tingggi di Yogyakarta ini masih menggenggam keinginan kuat memanfaatkan aliran air Gunung Rinjani. Lagi-lagi dibelokkan dengan metode sodetan guna mengairi wilayah tandus. Kali ini yang dipilih sebagian wilayah Lombok Timur bagian selatan.
Simak kisah Slamet Suryawan Sahak selengkapnya dalam video di bawah ini. (Yus)
Advertisement