Mahasiswa STIP Marunda Tewas Dianiaya, Senior Ditangkap

Banyak luka lebam yang ditemukan di tubuh Dimas.

oleh Moch Harun Syah diperbarui 26 Apr 2014, 14:28 WIB
Pelimpahan laporan PRT tersebut dimaksudkan agar proses penanganan kasus ini lebih cepat.

Liputan6.com, Jakarta - Seorang mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Marunda bernama Dimas tewas di tangan seniornya. Ia meninggal dunia setelah diduga dianiaya kakak kelasnya. Sebab banyak luka lebam yang ditemukan di tubuh Dimas.

Kapolres Jakarta Utara, Kombes Pol M Iqbal mengatakan, pihaknya sudah menangkap beberapa pemuda yang diduga kuat sebagai pelaku penganiayaan terhadap Dimas.

"Ya sudah diamankan. Ada beberapa orang yang tengah diperiksa," ujar Iqbal saat dihubungi Liputan6.com di Jakarta, Sabtu (26/4/2014).

Dimas meninggal pada Jumat 25 April 2014 malam setelah dianiaya. Kini jenazah Dimas telah dibawa pulang keluarganya ke Medan, Sumatera Utara. Hingga kini proses pemeriksaan dan pendalaman motif tengah dilakukan penyidik Reskrim Polres Jakarta Utara.

"Ada dugaan penganiayaan, dugaan kuat karena banyak luka lebam," ucap Iqbal.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya