Bocah 16 Tahun Sembunyi di Roda Pesawat California-Hawaii

Sembunyi di roda pesawat, ia ikut mengarungi setengah Samudera Pasifik, di tengah suhu dingin di ketinggian 11.584 meter. Untung selamat.

oleh Elin Yunita Kristanti diperbarui 21 Apr 2014, 13:53 WIB
Sembunyi di roda pesawat, ia ikut mengarungi setengah Samudera Pasifik, di tengah suhu dingin di ketinggian 11.584 meter. Untung selamat.

Liputan6.com, Hawaii Seorang pemuda 16 tahun menjadi penumpang gelap pesawat yang menempuh rute California-Hawaii Minggu kemarin.

Sembunyi di roda pesawat, ia ikut mengarungi setengah Samudera Pasifik, di tengah suhu dingin di ketinggian 11.584 meter, ditambah kekurangan oksigen. Ajaibnya, ia selamat.

Juru bicara FBI di Honolulu, Tom Simon, mengatakan pemuda tersebut menjalani pemeriksaan setelah ditemukan di landasan di Bandara Maui tanpa identitas.

"Bocah itu sangat beruntung masih hidup," kata Simon seperti Los Angeles Times, Senin (21/4/2014).

Simon menambahkan, rekaman kamera pengawas dari Bandara San Jose mengungkap bahwa bocah yang berasal dari Santa Clara, California, itu melompati pagar bandara dan naik ke pesawat Hawaiian Airlines Penerbangan 45 pada Minggu pagi.

Simon menambahkan, bocah yang lari dari rumah setelah berdebat dengan orangtuanya itu turun dari roda pesawat dan berkeliaran di sekitar bandara. "Ia tak sadarkan diri pada sebagian besar waktu penerbangan," kata dia. Penerbangan itu berdurasi sekitar 5,5 jam.

Sementara Juru bicara Hawaiian Airlines, Alison Croyle mengatakan personelnya melihat bocah itu di jalur landasan setelah pesawat tiba di bandara. Petugas tersebut langsung melaporkannya ke aparat berwenang.

"Fokus perhatian kami adalah tentang kondisi bocah itu, yang sangat beruntung bisa selamat," kata dia.

Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, tak ditemukan cedera yang bisa mengancam jiwa anak itu. Untungnya lagi, bocah itu tak akan dikenai dakwaan dan dirujuk ke layanan perlindungan anak. (Yus Ariyanto)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya