Liputan6.com, Jakarta - Meski berstatus tahanan kasus penjambretan, J tetap diperkenankan menggunakan seragam saat datang ke sekolahnya untuk mengikuti ujian nasional.
Seperti ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Selasa (15/4/214), berbeda dengan siswa lainnya, tahanan Polsek Kelapa Gading tersebut tetap dikawal polisi selain pengawas ujian. J masih beruntung meski sudah 3 kali melakukan penjambretan, ia tidak dikeluarkan dari sekolah.
Di Makassar, Sulawesi Selatan, 7 siswa yang terlibat kasus kekerasan bersama anggota geng motor melaksanakan ujian nasional di rumah tahanan kelas 1 Makassar, Sulawesi Selatan.
Mereka ditahan setelah melakukan pengeroyokan. Para siswa mengikuti ujian dengan pengawalan aparat kepolisian dan guru pengawas ujian.
Sementara itu, seorang pelajar di Klaten, Jawa Tengah, terpaksa mengikuti ujian terpisah di ruang kesehatan sekolah dengan infus menancap di tangan. Ilyas Irianto, dalam 2 hari terakhir sakit maag kronis, sehingga harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Meski dalam kondisi sakit, ia yakin bisa lulus ujian dengan baik. Usai ujian, Ilyas pun kembali ke rumah sakit untuk menjalani perawatan. (Yus Ariyanto)
Advertisement