Dukung SBMPTN 2014, Telkom Siapkan Bandwidth 100 Mbps

Ini adalah tahun kelima Telkom bekerjasama dengan Kemdikbud. Bandwidth sebesar 100 Mbps disediakan untuk mengatasi lonjakan bandwitdh.

oleh IskandarDiterbitkan 22 Maret 2014, 13:22 WIB
Muhammad Awaluddin, Direktur Enterprise & Business Services Telkom (liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta Setelah mendukung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dalam program Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN 2014), PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) juga turut menyukseskan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN 2014). Program ini diklaim sebagai wujud kepedulian Telkom terhadap Pendidikan Indonesia.

"Di program ini Telkom mendukung beberapa infrastruktur. Di antaranya adalah layanan internet, data center, dan call center, di mana seluruh calon mahasiswa/wi di Indonesia yang ingin memperoleh informasi bisa menikmati fasilitas tersebut," kata Muhammad Awaluddin selaku Direktur Enterprise & Business Services Telkom di kantor Kemdikbud, Jakarta.

Dalam program SBMPTN 2014, lanjut Awaluddin, Telkom menyediakan layanan data center, koneksi main server dari data center Telkom Sigma Gubeng Surabaya ke back up server di Kampus ITS sebesar 50 Mbps, call center dengan nomor 0804-1-456456 serta kecepatan akses internet (bandwidth) hingga 100 Mbps. 

Selain SBMPTN 2014, Telkom juga turut mendukung SNMPTN 2014 dengan memberikan dukungan ICT meliputi data center berkapasitas besar, broadband Internet dan Intranet, dan call center dengan nomor 0804-1-450450.

"Ini adalah tahun kelima Telkom bekerjasama dengan Kemdikbud. Bandwidth sebesar 100 Mbps, kami sediakan untuk mengatasi lonjakan traffic yang puncaknya pada saat proses pendaftaran dan pengumuman SNMPTN dan SBMPTN," tambah Awaluddin.

Wujud bakti Telkom untuk Pendidikan Indonesia dimulai dari pendidikan dasar dan menengah, di antaranya melalui Penerimaan Siswa Baru secara online, layanan transparansi dunia pendidikan melalui Sistem Informasi Aplikasi Pendidikan (SIAPOnline), aplikasi buku dan perpustakaan digital Qbaca, serta program Indischool berupa layanan internet untuk 100.000 sekolah di Indonesia.

Program bakti Telkom selanjutnya, khususnya untuk pendidikan tinggi, di antaranya adalah program Site visit-magang-Coop, e-learning, e-journal, dan Telkom Smart Campus Award (TeSCA) untuk potret tingkat penerapan ICT.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya