Razia Warung Remang-Remang Pantura

Tim gabungan dari polisi, TNI, dan pamong praja menahan sepuluh perempuan muda dari sejumlah warung remang-remang di Jalur Pantura Indramayu, Jabar. Polisi juga menyita puluhan botol minuman keras.

oleh Liputan6Diterbitkan 17 Oktober 2006, 13:24 WIB
Liputan6.com, Indramayu: Sepuluh perempuan muda terjaring Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang digelar Kepolisian Resor Indramayu, anggota TNI, dan Polisi Pamong Praja Kecamatan Sliyeg, Jawa Barat, Senin (16/8) malam. Para wanita muda ini digelandang ke Markas Kepolisian Sektor Sliyeg. Mereka hanya didata dan diberikan peringatan untuk tidak mengulangi kegiatan yang sama. Mereka juga diminta menghormati Ramadan.

Dalam Operasi Pekat yang berlangsung sepanjang Ramadan ini, polisi menyita puluhan botol minuman keras dari sejumlah warung remang-remang yang ada di Kecamatan Sliyeg. Minuman keras dari warung-warung di Jalur Pantai Utara Indramayu ini akan dimusnahkan di Mapolsek Sliyeg.

Polres Bekasi juga menggelar razia di tujuh kecamatan di wilayah Bekasi, Jabar, memasuki pekan ketiga Ramadan. Hasilnya, 114 preman dibekuk. Tiga di antaranya adalah perempuan. Polisi berharap penangkapan ratusan preman jalanan ini akan memberikan rasa nyaman bagi warga Bekasi dalam menjalankan puasa dan menyambut Idulfitri.

Dalam razia, polisi juga menggaruk penjudi dan pengamen yang meresahkan penumpang bus. Polisi juga menyita uang tunai Rp 1 juta dari pengecer toto gelap.

Para preman yang terbukti melakukan tindak pidana akan diproses secara hukum. Sedangkan mereka yang ditangkap tanpa bukti harus membuat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.(TNA/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya