Sutiyoso-Adhyaksa "Berebut" Stadion Menteng

Selain kumuh dan tak terawat, Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso menilai keberadaan Stadion Menteng hanya menguntungkan segelintir orang. Menpora Adhyaksa Dault bersikukuh pembongkaran stadion menyalahi aturan.

oleh Liputan6Diterbitkan 28 Juli 2006, 08:57 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Silang pendapat antara pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault menyangkut pembongkaran Stadion Menteng terus berlanjut. Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso membantah tak ada komunikasi antara pihaknya dengan Menpora soal pembongkaran Stadion Menteng, Jakarta Pusat. Bantahan ini disampaikan Sutiyoso di Jakarta, Kamis (27/7).

Sutiyoso mengatakan pembongkaran Stadion Menteng sudah mempertimbangkan berbagai kepentingan. Keberadaan "kandang" Persija itu hanya menguntungkan segelintir orang. Bahkan tak ada pemasukan bagi kas pemerintah Jakarta. Dia juga membantah terjadi konflik antara dirinya dan Adhyaksa terkait pembongkaran stadion bersejarah itu. "Supaya Menteng menjadi tempat yang lebih berguna bagi masyarakat. Tak kumuh," tegas pria yang biasa disapa Bang Yos itu.

Di lain pihak, Adhyaksa justru menyatakan belum adanya komunikasi antara pemerintah Jakarta dan pemerintah pusat dalam kasus ini. Padahal, pengubahan fungsi Stadion Menteng menjadi taman kota seharusnya dilakukan setelah ada rekomendasi dari menteri atau setingkatnya sesuai Pasal 67 ayat 7 Undang-undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Pemerintahan Daerah. "Tanpa rekomendasi bakal dikenakan denda atau penjara," jelas Adhyaksa. Untuk itu, Menpora bersedia menerima perwakilan pemerintah Jakarta untuk mengklarifikasi pembongkaran Stadion Menteng dalam waktu dekat ini.

Pemerintah Jakarta mengalihfungsikan Stadion Menteng karena mempunyai sejumlah masalah dengan para penghuni stadion. Stadion yang didirikan pada 1921 ini dijadikan tempat tinggal dan berdagang oleh sejumlah warga. Adhyaksa memprotes rencana tersebut. Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jakarta Tahun 1975 stadion ini ditetapkan sebagai salah satu kawasan cagar budaya yang harus dilindungi [baca: Stadion Menteng "Dibersihkan"].(TOZ/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya