Indonesia Berharap Iran Berdamai dengan Eropa

Presiden Susilo Bambang Yudoyono menyampaikan kepada Duta Besar Iran untuk Indonesia Shaban Shahidi Moadab agar Teheran segera berdamai dengan negara-negara Barat. Indonesia berharap kekhawatiran Uni Eropa tak terbukti.

oleh Liputan6Diterbitkan 02 Februari 2006, 08:59 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Setelah memanggil para duta besar negara-negara Eropa, Presiden Susilo Bambang Yudoyono bertemu Duta Besar Iran untuk Indonesia Shaban Shahidi Moadab di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (1/2). Presiden Yudhoyono menyatakan, Indonesia berharap Iran benar-benar membangun teknologi nuklir untuk pembangkit tenaga listrik, bukannya untuk senjata seperti yang dikawatirkan negara-negara Barat.

Presiden SBY juga mengatakan, sebagai anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa, Indonesia akan berusaha membantu agar krisis nuklir Iran bisa segera teratasi. Untuk itu, dia minta Teheran bersedia berdialog kembali dengan sejumlah negara Eropa dan segera berdamai .

Negara-negara Barat memang khawatir Iran bermaksud memproduksi senjata nuklir, Sebaliknya, pihak Teheran berkali-kali menyatakan proyek tersebut murni untuk kepentingan energi. Iran pun terancam dikenai sanksi bila Amerika Serikat dan Uni Eropa benar-benar membawa kasus ini ke hadapan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa .

Lantaran itulah, banyak pihak juga khawatir jika Iran dijatuhi sanksi, maka bakal mempengaruhi pasokan minyak dunia. Maklum, Iran termasuk lima negara penghasil minyak terbesar di dunia.(DNP/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya