Liputan6.com, Jalur Gaza: Persiapan menjelang penarikan mundur Israel dari Jalur Gaza terus dilakukan. Sejumlah karavan sebagai tempat tinggal sementara warga Yahudi mulai ditempatkan di Nitzanim, dekat Jalur Gaza, Kamis (16/6). Pejabat Israel mengatakan, lokasi itu telah dipersiapkan untuk menampung 450 unit karavan [baca: Israel Menjamin Mundur Tanpa Kekerasan].
Para pekerja menyiapkan sarana penting lain seperti tiang-tiang listrik. Pekerjaan ini dijadwalkan selesai awal Agustus mendatang. Tujuannya adalah menjaga kualitas hidup warga yang akan berdatangan terutama dari Gush Katif. Sebaliknya sebagian warga Nitzanim dan aktivis lingkungan menentang permukiman sementara itu. Sebab, mereka akan menjadi komunitas permanen yang berakibat mengganggu ekologi kawasan tersebut.
Israel merampas Jalur Gaza dan Tepi Barat dari tangan Palestina pada Perang Arab 1967. Sementara pemerintah Palestina kurang antusias dengan rencana penarikan mundur sepihak yang dilakukan Israel. Menurut Pemerintah Palestina, penarikan pasukan Israel seharusnya dilakukan secara menyeluruh.(DNP/Rcm)
Para pekerja menyiapkan sarana penting lain seperti tiang-tiang listrik. Pekerjaan ini dijadwalkan selesai awal Agustus mendatang. Tujuannya adalah menjaga kualitas hidup warga yang akan berdatangan terutama dari Gush Katif. Sebaliknya sebagian warga Nitzanim dan aktivis lingkungan menentang permukiman sementara itu. Sebab, mereka akan menjadi komunitas permanen yang berakibat mengganggu ekologi kawasan tersebut.
Israel merampas Jalur Gaza dan Tepi Barat dari tangan Palestina pada Perang Arab 1967. Sementara pemerintah Palestina kurang antusias dengan rencana penarikan mundur sepihak yang dilakukan Israel. Menurut Pemerintah Palestina, penarikan pasukan Israel seharusnya dilakukan secara menyeluruh.(DNP/Rcm)