Liputan6.com, Jakarta: Terpilihnya Direktur Utama Bank Mandiri Agus D.W. Martowardojo dan Komisaris Utama Edwin Gerungan belum menggairahkan perdagangan saham bank pelat merah ini di lantai Bursa Efek Jakarta. Menjelang sesi kedua, Selasa (17/5) siang harga saham Bank Mandiri melorot 20 poin menjadi Rp 1.670 per lembar. Kemarin harganya sempat naik 10 poin pada kisaran Rp 1.690 per lembar. Kenaikan ini didorong kepastian pergantian E.C.W Neloe yang berstatus tersangka [baca: Agus Martowardojo Menggantikan Neloe].
Sejak sesi pembukaan saham Bank Mandiri termasuk aktif diperdagangkan. Namun, pelaku pasar lebih banyak melepaskan lagi sehingga harga saham Bank Mandiri turun. Menurut sejumlah analis pasar saham, pelaku pasar masih ragu akan kepemimpinan Agus dan Edwin. Sebab, keduanya dinilai mempunyai rekam prestasi di dunia perbankan biasa saja, termasuk saat berdinas di Badan Penyehatan Perbankan Nasional.
Besar kemungkinan, pasar menunggu action Agus dan Edwin dalam memajukan Bank Mandiri. Di sisi lain investor juga menantikan pergantian direksi bank badan usaha milik negara lain yang akan diputuskan pekan ini.
Meski sudah ditunjuk menjadi Dirut Bank Mandiri, Agus belum pindah ke kantor utama bank itu di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Hari ini Agus masih berkantor di kantor pusat Bank Permata. Corporate Secretary PT Bank Permata Tbk Iman Teguh menjelaskan, Agus masih mengikuti sejumlah rapat internal untuk mempersiapkan rapat umum pemegang saham (RUPS) pada 26 Mei mendatang.
RUPS Bank Permata berencana mengesahkan laporan kinerja keuangan termasuk penggunaan laba perusahaan pada 2004. Agenda lain membahas pergantian jajaran direksi dan komisaris, menyusul terpilihnya Agus menggantikan E.C.W Neloe.(KEN/Tim Liputan 6 SCTV)
Sejak sesi pembukaan saham Bank Mandiri termasuk aktif diperdagangkan. Namun, pelaku pasar lebih banyak melepaskan lagi sehingga harga saham Bank Mandiri turun. Menurut sejumlah analis pasar saham, pelaku pasar masih ragu akan kepemimpinan Agus dan Edwin. Sebab, keduanya dinilai mempunyai rekam prestasi di dunia perbankan biasa saja, termasuk saat berdinas di Badan Penyehatan Perbankan Nasional.
Besar kemungkinan, pasar menunggu action Agus dan Edwin dalam memajukan Bank Mandiri. Di sisi lain investor juga menantikan pergantian direksi bank badan usaha milik negara lain yang akan diputuskan pekan ini.
Meski sudah ditunjuk menjadi Dirut Bank Mandiri, Agus belum pindah ke kantor utama bank itu di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Hari ini Agus masih berkantor di kantor pusat Bank Permata. Corporate Secretary PT Bank Permata Tbk Iman Teguh menjelaskan, Agus masih mengikuti sejumlah rapat internal untuk mempersiapkan rapat umum pemegang saham (RUPS) pada 26 Mei mendatang.
RUPS Bank Permata berencana mengesahkan laporan kinerja keuangan termasuk penggunaan laba perusahaan pada 2004. Agenda lain membahas pergantian jajaran direksi dan komisaris, menyusul terpilihnya Agus menggantikan E.C.W Neloe.(KEN/Tim Liputan 6 SCTV)