Waduk Gempol Pading di Lamongan Ambrol

Luapan air dari Waduk Gempol Pading menggenangi ratusan hektare sawah di lima desa di Kecamatan Pucuk, Lamongan, Jatim. Diduga ambrolnya bendungan itu karena konstruksi bangunan tidak sesuai bestek.

oleh Liputan6Diterbitkan 23 April 2005, 20:07 WIB
Liputan6.com, Lamongan: Pintu Air Waduk Gempol Pading di Kecamatan Pucuk, Lamongan, Jawa Timur, baru-baru ini jebol. Akibatnya, ratusan hektare sawah yang baru memasuki musim tanam kedua terendam air. Diduga jebolnya bendungan yang baru diresmikan Desember silam ini karena konstruksi bangunan tidak sesuai bestek.

Ambrolnya pintu air Waduk Gempol Pading itu mengundang sejumlah pertanyaan. Sebab, proyek pembangunan waduk tergolong baru. Pembangunan pintu air ini menelan dana sebesar Rp 598 juta yang diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lamongan. Proyek ini selesai dibangun Juni 2004.

Luapan air dari waduk yang berkapasitas 255 ribu meter kubik ini masih menggenangi ratusan hektare sawah di lima desa di Kecamatan Pucuk. Kelima desa tersebut yakni Suli, Kanor, Koa, Bedungan dan Desa Pase. Jika air tak segera surut dalam dua hari ini, dipastikan tanaman padi yang berumur tiga minggu dan baru saja memasuki musim tanam kedua akan membusuk. Para petani mengaku merugi karena mereka sudah mengeluarkan biaya cukup besar untuk membeli benih, obat-obatan dan ongkos tanam.(DEN/Mohammad Khodim)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya