Liputan6.com, Jakarta - Samsung bersiap menghadirkan pengalaman personalisasi antarmuka lebih dalam untuk lini perangka Galaxy. Lewat pembaruan One UI 8.5, modul Home Up di aplikasi Good Lock mendapat serangkaian peningkatan membuat layar utama semakin fleksibel dan kualitas penggunaan (quality of life).
Pembaruan Home Up ini mulai tersedia melalui Galaxy Store dan saat ini baru bisa diakses oleh pengguna tergabung dalam program beta One UI 8.5. Perusahaan membawa sejumlah perbaikan fitur lama dan tambahan kontrol baru untuk memperkaya pengalaman pengguna.
Dilansir Android Central, Jumat (23/1/2026), pembaruan ini terungkap lewat unggahan dari SammyGuru. Raksasa teknologi asal Korea Selatan tersebut akhirnya memperbaiki masalah lama pada fitur Home DIY yang selama ini dikeluhkan pengguna Galaxy.
Advertisement
Dalam laporan tersebut disebutkan, masalah tata letak sering terlihat tidak sejajar kini sudah dibenahi. Selain itu, perusahaan juga memperbaiki sistem backup dan pemulihan widget.
Perbaikan ini memudahkan pengguna saat berpindah ke ponsel Galaxy baru tanpa harus mengatur ulang layar utama dari awal.
Dari segi fitur, versi Home Up versi terbaru disesuaikan dengan One UI 8.5 menambahkan kontrol ukuran widget serta efek blur pada latar belakang ikon aplikasi. Fitur ini memberi pengguna kontrol penuh dalam menyesuaikan tampilan layar utama sesuai preferensi visual masing-masing.
Samsung juga menawarkan opsi navigasi berbasis gestur. Kini tersedia fitur Bottom Swipe yang memungkinkan pengguna berpindah cepat ke aplikasi terakhir yang digunakan.
Sementara itu, Edge Panel turut diperbarui dengan menggabungkan aplikasi, kontak, dan tugas ke dalam satu domain, sehingga pengguna memiliki tempat terpadu.
One UI 8.5 Beta Hadirkan Share Manager
Pembaruan lainnya hadir yang memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan Share Manager. Melalui fitur ini, pengguna dapat mengatur aplikasi mana saja yang sering digunakan untuk berbagi konten, sekaligus menyembunyikan aplikasi yang sering jarang dipakai. Fitur ini diluncurkan untuk pengguna yang terdaftar dalam program beta One UI 8.5 melalui Galaxy Store.
Tahun lalu, Samsung telah meluncurkan patch Home Up yang memberi pengguna kendali penuh untuk mengatur posisi aplikasi, folder, hingga widget tanpa terikat grid standar. Seluruh fitur tersebut terintegrasi dalam tombol DIY Home.
Meski tata letak aplikasi dapat diatur secara bebas, Samsung memastikan fungsionalitas tetap berjalan normal. Aplikasi dan folder tetap bisa dibuka seperti biasa meski ditempatkan pada posisi yang tidak konvensional.
Saat ini, Samsung masih terus menguji One UI 8.5 Versi Beta 3 baru saja dirilis dengan pembaruan mencapai 1,2 GB, dan memuat banyak perbaikan bug berdasarkan laporan pengguna selama masa uji coba.
Advertisement
One UI 8.5 Beta Dinilai Sulit Digunakan dengan Satu Tangan
Sebelumnya, Samsung merilis One UI 8.5 beta dengan sejumlah penyesuaian tampilan. Namun, pembaruan ini justru menuai sorotan karena dianggap belum menyentuh aspek penting yang sejak awal menjadi kekuatan utama One UI, yakni kenyamanan penggunaan dengan satu tangan.
Saat pertama kali diperkenalkan pada akhir 2018, menggantikan antarmuka lama yang berat dan kurang responsif, One UI hadir membawa desain yang lebih ringan sekaligus berfokus pada kenyamanan penggunaan satu tangan, terutama di ponsel berlayar besar.
Mengutip Android Authority, Senin (19/1/2026), pendekatan tersebut membuat One UI cepat mendapat respons positif antara pengguna dan perangkat hanya dengan satu tangan.
Namun, setelah lebih dari tujuh tahun pengembangan dan kini memasuki generasi kedelapan, fokus pada kemudahan satu tangan dinilai tidak lagi menjadi perhatian utama.
Identitas One UI Mulai Hilang?
Salah satu ciri khas awal One UI adalah cara sistem menempatkan konten utama di bagian atas ke tengah layar saat pengguna menggulir ke atas, sehingga lebih mudah dijangkau ibu jari.
Desain tersebut membedakan One UI dari antarmuka Android lain yang umumnya menempatkan hampir semua elemen penting di bagian atas layar.
Sementara, banyak tombol dan menu yang sebelumnya berada di bagian atas layar lalu dipindahkan ke bawah. Contohnya, pada setting-an galeri sampai menu sistem lain, yang dibuat agar bisa dioperasikan tanpa harus mengubah posisi genggaman tangan.
Mengingat ukuran ponsel dari tahun ke tahun terus membesar, beberapa fitur antarmuka masih sulit dijangkau, diibaratkan Samsung telah melengkapi konsep ini, tetapi belum benar-benar tuntas.
Hingga One UI versi 8 saat ini, konsep tersebut dinilai tidak mengalami kemunduran, tetapi juga tidak menunjukkan peningkatan signifikan.
Perubahan Terbatas di One UI 8.5
Dalam versi beta One UI 8.5, salah satu penyesuaian yang terlihat adalah pemindahan fitur pencarian di aplikasi Pengaturan ke bagian bawah layar. Langkah ini dinilai sejalan dengan filosofi awal One UI.
Namun, perubahan tersebut tidak diterapkan secara konsisten di aplikasi bawaan lainnya. Sebagian besar aplikasi Samsung masih menempatkan tombol pencarian di area atas, sehingga sulit dijangkau dengan satu tangan.
Padahal, beberapa aplikasi sudah diisi oleh elemen navigasi di bagian bawah layar. Sejumlah aplikasi seperti telepon, kalender dan galeri menyisakan area kosong di bilah bawah yang sebenarnya bisa dimanfaatkan.
Ketidaksamaan tata letak ini dinilai mengganggu kenyamanan karena pengguna harus menyesuaikan kebiasaan setiap kali berpindah aplikasi.
Panel Cepat Dinilai Kurang Ramah Jangkauan
Kritik juga muncul pada panel Quick Settings. Meski Samsung telah merombak panel ini agar lebih fleksibel dan bisa disesuaikan, posisi tombol penting seperti menu daya dan pengaturan ditempatkan di bagian bawah, sehingga lebih mudah dijangkau.
Sebaliknya, pada One UI, tombol edit, pengaturan, dan daya masih berada di bagian atas panel, yang relatif sulit diakses dengan satu tangan, terutama di ponsel berlayar besar.
Padahal, hampir seluruh elemen Quick Settings dirombak oleh Samsung agar lebih fleksibel dan dapat diatur. Pengguna bisa mengubah ukuran tombol, menata ulang ikon, hingga mengatur tamplian slide.
Namun, anehnya, tombol-tombol penting seperti pengaturan dan menu daya tidak bisa dipindahkan. Hal ini memunculkan pertanyaan, mengapa elemen lain bisa diatur, tetapi tidak untuk tombol-tombol yang paling sering digunakan.
Advertisement
One UI 9 bakal Hadirkan Fitur App Lock di HP dan Tablet Samsung Galaxy
Samsung dikabarkan sedang menyiapkan fitur App Lock untuk ponsel dan tablet Galaxy melalui pembaruan One UI 9. Fitur ini sudah lama dinantikan pengguna dan akan memanfaatkan sistem pengunci aplikasi bawaan Android 17.
Walaupun One UI dikenal dengan antarmuka Android yang memiliki banyak fitur, terdapat satu kemampuan dasar yang belum tersedia yaitu pengunci aplikasi individual tanpa pihak ketiga. Sementara Apple telah lebih dulu menghadirkan fitur serupa di iOS beberapa tahun lalu.
Mengutip Sam Mobile, Senin (12/1/2026), dalam versi Android Canary terbaru dari Google, ditemukan bahwa notifikasi yang diterima oleh aplikasi tersembunyi akan menampilkan informasi umum, bukan data notifikasi sebenarnya.
Ponsel hanya akan menampilkan informasi umum, seperti “New Message” untuk aplikasi perpesanan dan “New Notification” untuk jenis aplikasi lainnya. Detail isi notifikasi tidak ditampilkan untuk menjaga privasi pengguna.
Meski demikian, Google belum mengungkapkan ikon aplikasi dan nama aplikasi mana yang akan tetap ditampilkan atau disamarkan di layar notifikasi.
Fitur App Lock ini belum diresmikan dan digadang akan diluncurkan dalam beberapa bulan mendatang, bersamaan dengan Android 17. Samsung sendiri belakangan ini menunggu Google untuk melakukan perubahan pada sistem operasi inti Android, agar fitur-fitur penting One UI dapat diaktifkan.
Sebagai contoh mengalihkan Samsung DeX dari sistem kustom ke Desktop Mode Android 16. Dengan hal serupa saat Google merilis App Lock di Android 17, Samsung berpeluang mengintegrasikannya ke dalam One UI 9.0 untuk ponsel dan tablet Galaxy.
Jika terealisasi, kehadiran App Lock akan menjadi peningkatan signifikan bagi pengguna Galaxy yang menginginkan perlindungan privasi lebih praktis dan terintegrasi langsung dengan sistem.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2890028/original/025015600_1566479471-Infografis_7_gelagat_pria_ketika_selingkuh_via_ponsel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260138/original/072176600_1781577859-Tugas__36_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264115/original/018567300_1782092996-Tugas__39_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8414164/original/000004000_1782298740-Cek_fakta_-_rumor_ukraina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7676875/original/060602200_1780471869-Tugas__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3904850/original/049610500_1763391957-20250824_103324.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5426749/original/093696900_1764315934-One_UI_8.5_Galaxy_S25_Ultra.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/419279/original/055825100_1744875499-Yus_01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450010/original/046935500_1782346255-063_2283182603.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8458114/original/001317800_1782356893-000_B88W362.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259075/original/006227600_1781447167-Turki_vs_Australia-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8459088/original/096988900_1782358208-000_B88W3AA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8458112/original/030524500_1782356891-000_B88U3NH.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450278/original/065503300_1782346556-vini.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539854/original/082732300_1774647037-granit-xhaka-serge-gnabry-swiss-jerman-duel-persahabatan-internasional.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258705/original/024939600_1781404490-qatar_vs_swiss-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7814803/original/065180300_1780632434-raul-jimenez-meksiko-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8407294/original/014182600_1782290273-MX_Business_Vice_President__Samsung_Electronics_Indonesia__Yadi_Prayitno-24_Juni_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8392801/original/088193400_1782273278-Samsung_Galaxy.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5594540/original/084355700_1778153519-WhatsApp_Image_2026-05-07_at_18.24.56.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5169754/original/004758200_1742544934-WhatsApp_Image_2025-03-19_at_18.19.10_b997d6cd.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262048/original/011807800_1781768356-word_media_image1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261773/original/042113500_1781757029-word_media_image4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7729304/original/060958700_1780534236-Galaxy_Z_Fold8_dan_Galaxy_Z_Fold8_Ultra_03.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261286/original/018149800_1781693117-word_media_image3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8123050/original/021641200_1780974150-HP_Android.jpeg)