Sukses

Top 3 Tekno: Harga Samsung Galaxy S22 Jelang Peluncuran Galaxy S23 Paling Dicari

Liputan6.com, Jakarta - Menjelang peluncuran Samsung Galaxy S23 Series pada 1 Februari 2023, harga smartphone generasi sebelumnya yaitu Galaxy S22 paling dicari para pembaca di kanal Tekno Liputan6.com, Senin (23/1/2023) kemarin.

Berita lain yang juga populer datang dari Spotify yang menuding Apple melakukan monopoli pasar di kawasan Eropa.

Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.

1. Cek Harga Samsung Galaxy S22 Jelang Rilis Galaxy S23

Samsung Galaxy S23 Series dijadwalkan rilis pada tanggal 1 Februari 2023 atau pada 2 Februari 2023 dini hari WIB. Penerus dari lini S22 tentu bakal menghadirkan sederet fitur dan teknologi baru.

Jelang perilisan S23, Samsung Galaxy S22 sendiri masih bisa ditemukan di pasaran dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga peluncurannya tahun lalu.

Merujuk laman resmi Samsung Indonesia, Senin (23/1/2023), kamu dapat menemukan bahwa Galaxy S22 dari berbagai tipe dijual dengan harga turun sekitar Rp 1 jutaan.

Meski begitu, ada beberapa varian yang sudah tidak tersedia di laman resmi Samsung Indonesia, di mana kebanyakan yang kosong adalah untuk penyimpanan 128 GB.

Berikut ini harga Samsung Galaxy S22 Series berdasarkan laman Samsung Indonesia, yang bisa kamu jadikan rujukan jika tertarik untuk membeli pendahulu Galaxy S23 ini dengan harga miring.

  • Samsung Galaxy S22 8GB/256GB - Rp 11.999.000 Rp 12.999.000
  • Samsung Galaxy S22 Plus 8GB/256GB - Rp 14.749.000 Rp 15.999.000
  • Samsung Galaxy S22 Ultra 12GB/256GB - Rp 17.499.000 Rp 18.999.000

Ketiga HP Samsung ini hadir dengan berbagai fitur, salah satu unggulannya adalah kamera dengan kecerdasan pemrosesan gambar.

Baca selengkapnya di sini 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

2. Spotify Cs Ngadu ke Regulator, Tuding Apple Lakukan Monopoli di Eropa

Lagi-lagi kebijakan App Store Apple membuat para pengembang aplikasi makin tak senang. Baru-baru ini, layanan streaming musik Spotify bersama delapan perusahaan digital lainnya melayangkan gugatan terhadap Apple pada Komisi Uni Eropa.

Mengutip Gizmochina, Senin (24/1/2023), Spotify dkk mengirimkan surat kepada Vice President Executive European Union Commission.

Dalam surat keberatan tersebut, Spotify cs menyebut Apple sebagai perusahaan membahayakan, anti kompetisi, dan melakukan monopoli.

Perusahaan-perusahaan ini meminta kepada Komisi Uni Eropa untuk membatasi kewenangan Apple melalui aturan yang bersifat urgen.

Surat keberatan ini ditandatangani oleh CEO Spotify, Deezer, Basecamp, Proton, EPC, Schibsted, France Digitale, dan News Media Europe.

Surat ini dilayangkan kepada Margrethe Vestager yang merupakan VP Executive di Komisi Uni Eropa. Mereka juga meminta komisi untuk melayangkan investigasi yang sebelumnya diminta oleh Spotify.

Dalam suratnya, Spotify dkk mengklaim, App Store Apple telah menciptakan batasan kepada aplikasi-aplikasi ini untuk berfungsi dan bertumbuh secara efektif, karena praktik distribusi yang dijalankan Apple.

Baca selengkapnya di sini 

3 dari 4 halaman

3. Jaringan 4G XL Jangkau Lebih dari 1.800 Desa dan 1,7 Juta Pelanggan di Kalimantan

XL Axiata memperluas dan meningkatkan kualitas internet di seluruh wilayah kalimantan, di lima provinsi. Dalam setahun, trafik XL di seluruh Kalimantan naik 29 persen.

XL Axiata juga menambah jumlah BTS 4G hingga 42 persen atau lebih dari 1.100 BTS di seluruh Kalimantan. Dengan demikian, kini jaringan 4G XL telah menjangkau lebih dari 1.800 desa atau kelurahan.

Plt Regional Group Head XL Axiata untuk Kalimantan Horas Lubis mengatakan, visi XL selain bisnis adalah untuk memperluas jaringan ke berbagai wilayah Kalimantan guna mendukung percepatan pembangunan.

"Kami ingin berkontribusi dalam upaya pemerintah memajukan Kalimantan, termasuk pembangunan infrastruktur jaringan di wilayah Ibu Kota Negara," kata Horas, dalam keterangan XL Axiata, dikutip Senin (23/1/2023).

Menurut Horas, XL ingin mewujudkan layanan internet cepat bagi masyarakat Indonesia, termasuk di Kalimantan. Perluasan dan peningkatan kualitas jaringan data XL ini menjangkau lebih banyak daerah terpencil di Kalimantan. Termasuk di wilayah perbatasan yang ada di tiga provinsi, yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur.

Teknologi terbaru juga diterapkan untuk mendukung perluasan dan penguatan jaringan. Mulai dari automated optimization untuk VoLTE, pemanfaatan teknologi Cisco Ultra Traffic Optimization untuk meningkatkan efisiensi kapasitas jaringan dengan AI dan machine learning, hingga teknologi open RAN dengan konsep open interface.

Selain itu ada pula implementasi Dynamic Spectrum Sharing 4G/ 5G yang memungkinkan penggunaan bersama jaringan 4G dan 5G di satu spektrum frekuensi.

Baca selengkapnya di sini 

4 dari 4 halaman

Infografis Ponsel Black Market Diblokir via IMEI. (Liputan6.com/Triyasni)

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS