Sukses

Xiaomi Pad 5 Meluncur dengan Snapdragon 860, Harga Rp 5 Juta

Liputan6.com, Jakarta - Bersama Redmi 10, Xiaomi juga memperkenalkan Xiaomi Pad 5 ke pasar Indonesia. Perangkat ini menjadi tablet pertama Xiaomi setelah terakhir meluncurkannya sekitar tiga tahun lalu.

"Xiaomi Pad 5 merupakan perangkat yang versatile, jadi bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan produktivitas maupun hiburan," tutur Country Director Xiaomi Indonesia, Alvin Tse, Xiaomi Pad 5 saat konferensi pers secara virtual, Jumat (17/9/2021).

Xiaomi Pad 5 hadir dengan layar berukuran 11 inci WQHD dan memiliki refresh rate 120Hz. Urusan performa, tablet Xiaomi ini hadir dengan chipset Snapdragon 860 yang dipadukan RAM 6GB dan ROM 256GB.

Kemampuan layar tablet ini didukung dengan Dolby Vision dan True Display. Xiaomi membekali tablet ini dengan quad speaker stereo yang ditunjang Dolby Atmos dan Hi-Res Audio.

Performa Xiaomi Pad 5 ditunjang baterai berkapasitas 8.720mAh dan mendukung kemampuan fast charging 33W. Tablet ini memiliki kamera belakang 13MP dan kamera depan 8MP.

Lantas, berapa harga tablet ini untuk pasar Tanah Air? Xiaomi akan membanderol tablet ini dengan harga Rp 4.999.000.

Xiaomi Pad 5 tersedia dalam dua pilihan warna, yakni cosmic gray dan pearl white. Tablet ini akan mulai dijual perdana pada 28 September 2021 pukul 12.00 WIB.

Nantinya, penjualan perdana tablet ini dilakukan di kanal penjualan online Mi.com, JD.ID, dan Akulaku, termasuk di kanal offline, seperti Xiaomi Store dan Xiaomi Shop.

Selain tablet ini, Xiaomi juga memastikan akan menghadirkan aksesoris tambahannya, seperti stylus dan keyboard. Namun informasi detail mengenai aksesoris ini akan menyusul diumumkan lewat akun media sosial.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Tidak Hadirkan Varian Pro

Sebagai informasi, Xiaomi Pad 5 sebenarnya hadir dalam dua varian, yakni reguler dan Pro. Namun Alvin mengatakan varian Pro tidak dihadirkan kali ini.

Ia menuturkan, kelangkaan chip global yang terjadi pada Q3 dan Q4 turut berpengaruh pada keputusan ini. Sebab, jika membawa dua varian sekaligus dapat berpengaruh volume yang bisa dihadirkan di pasar Indonesia.

Selain itu, faktor lain yang juga menjadi pertimbangan Xiaomi adalah soal harga. Menurut Alvin, versi Pro memang menawarkan kemampuan yang lebih bertenaga, tapi hal itu dibarengi dengan harga lebih tinggi.

"Setelah berdiskusi internal. Kami memilih untuk menghadirkan Xiaomi Pad 5 versi reguler agar semakin banyak orang bisa merasakan pengalaman menggunakan tablet ini," tuturnya.

3 dari 3 halaman

Alasan Xiaomi Akhirnya Kembali Rilis Tablet

Terkait keputusan Xiaomi untuk kembali menghadirkan tablet, Alvin menuturkan, Xiaomi memang sempat fokus pada smartphone dan laptop beberapa waktu lalu.

Namun setelahnya, Alvin menuturkan, perusahaan melihat tidak banyak opsi tablet Android yang tersedia di pasaran.

"Kami melihat tidak banyak opsi tablet, setidaknya di Android, yang tersedia di pasaran, sehingga kami menghadirkan produk ini ke publik," tuturnya.

Selain itu, Xiaomi kini adalah perusahaan ekosistem smartphone dan AIoT. Jadi ke depannya, akan lebih banyak perangkat yang saling terhubung untuk memberikan pengalaman lebih mulus.

"Jadi dengan jehadiran tablet ini, kami ingin memperkuat strategi smartphone dan AIoT dari Xiaomi," tutur Alvin menutup pernyataannya.

(Dam/Ysl)