Sukses

Peran Server dan Networking di Era Transformasi Digital

Liputan6.com, Jakarta - Di era transformasi digital, pertumbuhan bisnis harus diiringi dengan dukungan infrastruktur teknologi informasi yang mumpuni.

Namun, apabila bicara mengenai infrastruktur TI, investasi TI seringkali menjadi kendala bagi banyak perusahaan saat membutuhkan penyegaran infrastruktur teknologi.

Menjawab tantangan tersebut, PT Multipolar Technology Tbk menawarkan HPE GreenLake sebagai solusi yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengembangan infrastruktur TI, baik server, storage maupun networking tanpa harus dipusingkan dengan investasi di awal.

Dalam seminar bertajuk 'Go Hybrid and Power Your Transformation – with Both On-Premises and On-Demand IT', dipaparkan bahwa server, storage maupun networking pada HPE GreenLake berperan menciptakan pengalaman Everything-as-a-Service (XaaS) dengan skema pay-per-use (pembayaran-per-pemakaian).

Suyanto Halim, Director of Account Management PT Multipolar Technology Tbk. mengklaim solusi ini memungkinkan perusahaan mengadopsi model konsumsi TI secara fleksibel, yang bisa dengan mudah ditingkatkan atau diturunkan kapasitasnya, dan juga dapat disesuaikan dengan budget.

"Konsep ini menarik. Di saat pengetatan budget untuk pembelian atau investasi TI, HPE GreenLake bisa jadi solusi yang fleksibel dan ekonomis dengan konsep pay-per-use atau bayar sesuai pemakaian," papar Suyanto melalui keteragannya, Jumat (22/11/2019).

Ia menambahkan perusahaan menawarkan fleksibilitas untuk pengembangan TI saat dibutuhkan peningkatan kapasitas, dan sekaligus memegang kendali penuh atas akses dan pengelolaannya.

"Hal tersebut karena perangkat berada di tempat kita sendiri sehingga tetap bisa memenuhi aspek compliance," ucapnya menandaskan.

 

 

 

2 dari 2 halaman

Layaknya Public Cloud

HPE GreenLake menyediakan fleksibilitas dan nilai ekonomis layaknya public cloud dengan keamanan dan manfaat on-premise. Solusi ini merupakan pilihan cerdas yang memudahkan perencanaan belanja TI sehingga investasi di awal bisa ditekan.

Perangkat yang berada di lokasi pengguna (perusahaan) tentunya merupakan nilai tambah karena pengguna memiliki kendali penuh atas pengelolaannya dan sesuai dengan pemenuhan regulasi.

Mengacu pada laporan Forrester terhadap HPE GreenLake, disebutkan bahwa dengan mengimplementasikan solusi ini perusahaan mampu menghemat capital expenditure sebesar 30 persen.

(Isk/Why)

Loading
Artikel Selanjutnya
Wantiknas: Transformasi Digital Indonesia Belum Optimal
Artikel Selanjutnya
Raih Penghargaan Berkat Memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi