Sukses

Begini Cara Astronaut Bersihkan Pakaian Mereka di Luar Angkasa

Liputan6.com, Jakarta - Pergi ke luar angkasa artinya juga harus menghadapi segala keterbatasan. Selain kondisi lingkungan, para astronaut pun harus siap menghadapi sejumlah aturan kebersihan yang ketat.

Baru-baru ini, astronaut  wanita asal Houston, Texas, Amerika Serikat, Anne McClain, membagikan foto saat membersihkan sejumlah pakaian mereka.

"Perawatan baju luar angkasa. Masing-masing seragam seperti pesawat luar angkasa kecil yang memiliki tenaga, udara, dan sistem air yang bekerja bersamaan untuk menjaga atmosfer sesuai dengan tubuh manusia, sekaligus melindungi astronaut dari ruang yang hampa," ujar McClain lewat akun Twitter-nya, seperti dikutip Dream, Rabu (24/4/2019).

Dilaporkan NASA, para anggota kru Stasiun Ruang Angkasa Internasional memiliki beberapa pakaian untuk digunakan di luar angkasa.

Selain seragam luar angkasa, para astronaut juga memiliki beberapa tipe baju yang digunakan untuk bersantai, bekerja di dalam stasiun luar angkasa, dan saat mendarat atau lepas landas.

Beberapa baju santai seperti kaus, celana pendek, dan kemeja biasanya akan dipilih selama beberapa bulan sebelum lepas landas.

2 dari 3 halaman

Bersih-Bersih Baju

Untuk menjaga ketersediaan, para astronaut biasanya tidak mengganti pakaian kerja harian. Aktivitas ini karena tidak tersedianya mesin cuci di luar angkasa.

Rata-rata, kru pesawat luar angkasa akan mengganti celana pendek dan kaus miliknya usai beraktivitas selama tiga hari. Sementara itu baju kerja dan celana akan diganti selama 10 hari sekali.

Lantas, bagaimana dengan baju-baju kotor milik astronaut? NASA menyebut, baju-baju kotor itu akan dimasukkan ke dalam plastik untuk dibuang dan dibakar ketika memasuki kembali atmosfer Bumi.

Reporter: Maulana Kautsar

Sumber: Dream.co.id

(Jek)

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Tidak Semua Anak Tunggal Manja dan Egois
Artikel Selanjutnya
Meggy Wulandari Galau Ingin Berpisah dengan Kiwil