Liputan6.com, Massachusetts - Mustahil kedengarannya jika ponsel kesayangan Anda bisa terisi penuh dalam waktu super cepat ketika sedang di-charge.
Namun, keinginan tersebut akan segera diwujudkan oleh sebuah penelitian baru dari Massachusetts Institute of Technology (MIT). Mereka telah menemukan sebuah terobosan proses charging smartphone dalam waktu yang terbilang sangat singkat.
Menurut informasi yang dilansir Mirror, Sabtu (22/8/2015), tim peneliti proyek `super fast charging` tersebut telah membuat penemuan yang diberi nama "Yolk and Shell".
Penemuan ini diklaim dapat membuat proses pengecasan ponsel menjadi sangat cepat dari 0 sampai penuh hanya dalam waktu enam (6) menit saja.
Menariknya lagi, tak hanya mengusung teknologi pengecasan super cepat, terobosan ini juga dapat membuat kapasitas baterai lithium ion smartphone dan tablet meningkat tiga kali lipat. Ini artinya, Anda tak perlu khawatir lagi membawa ponsel Anda kemana pun tanpa mengecas ponsel selama dua hari lamanya.
Teknologi Yolk and Shell ini menggunakan proses nanopartikel yang nantinya menempel di titanium dioxide (Shell) dan Aluminium (Yolk) sehingga dapat memperpanjang daya hidup baterai tanpa perlu di-charge selama dua hari.Â
"Partikel yolk-shell ini menunjukkan kemampuan yang mengesankan selama diuji coba di laboratorium," kata David Lou, Profesor Teknik Kimia dan Biomolekular di Nanyang Technological University, Singapore yang juga terjun langsung ke proyek usungan MIT ini.
"Setelah diuji, poin terpenting dan menarik dalam proses pengujian baterai ini adalah prosesnya begitu mudah dan sederhana," tambahnya.
Teknologi ini masih dalam masa pengembangan lebih lanjut. Masih belum diungkap kapan teknologi ini akan rampung, yang jelas masa depan akan menjanjikan kemudahan dimana Anda tak perlu lagi menggunakan power bank atau repot-repot menunggu ponsel di-charge selama berjam-jam.
(jek/dew)
Di Masa Depan, Ngecas Ponsel Cuma Butuh 6 Menit Saja
Enam menit menjadi angka yang sangat mustahil ketika mengisi baterai ponsel, namun teknologi terbaru ini akan membuktikannya
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/690782/original/o-STARBUCKS-WIRELESS-CHARGING-570.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Budi Daya Maggot di Mataram, Solusi Masalah Sampah Jadi Bernilai4 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
- BRI Raih Katadata ESG Insight Award 2026, Pemberdayaan UMKM Jadi Penguat Kinerja Sosial18 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
- Sampah Sisa Makanan Hasilkan Emisi, KLH Ungkap Cara Mengolahnya1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
- Industri Pertambangan Diminta Perkuat Dekarbonisasi2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
- PepsiCo Indonesia dan Bali Waste Cycle Ubah Limbah Plastik Jadi Papan Penunjuk Arah2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
- Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
- Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
- Jangan Diburu! Penyu Jadi Spesies Kunci dalam Keseimbangan Ekosistem Laut1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357442/original/090884500_1790248073-cek_fakta_pupr.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357195/original/038011000_1790236151-HOAX__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5372348/original/034637900_1759740027-meteor_jatuh.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261105/original/086134600_1781680485-BSU_-_cek_fakta.jpg)