:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3515783/original/075335200_1626773671-20210720-Data-Sembuh-COVID-19-Meningkat-5.jpg)
- HOME
- News
- Bisnis
- Enam Plus
- Bola
- TV
- ShowBiz
- Otomotif
- Foto
- Hot
- Cek Fakta
- LAINNYA
-
IslamiBerita & Kajian Islami: Hukum, Amalan, dan Hikmah - Liputan6
-
SahamBerita Saham, Investasi, Pasar Modal Dunia Dan Indonesia
-
CryptoBerita Crypto Hari Ini
-
Citizen6Berita Citizen6 - Media Jurnalisme Warga Khas Liputan6.com
-
RegionalBerita Daerah dan Peristiwa Regional Indonesia Terbaru
-
TeknoBerita Teknologi Gadget, Games Keren, Aplikasi Terbaru Dunia
-
OpiniOpini Liputan6: Analisis Mendalam, Sudut Pandang dan Perspektif Baru
-
DisabilitasDisabilitas Berita Terkini, Berita Hari Ini, Berita Harian, Berita Terbaru, Kumpulan Artikel
-
GlobalBerita Internasional, Sains, Feature, Kisah Inspiratif, Unik, dan Menarik Liputan6
-
On OffOn Off Liputan6: Sinopsis Film, Jadwal Olahraga & Berita Bisnis Digital
-
SurabayaBerita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini di Surabaya dan Sekitarnya
-
LifestyleBerita Gaya Hidup Terkini - Tren Fashion, Info Shopping, Menu Kuliner
-
HealthKabar Berita Terbaru Dunia Kesehatan, Seks, Diet, Herbal Terbaik
-
EnglishExploring Knowledge, Taste, and Innovation - en.Liputan6.com
-
FeedsFeeds Liputan6: Kumpulan Tips Praktis & Berita Terbaru Harian
-
OtosiaOtosia
- SpotlightBerita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com
- BeritaBerita hari ini Politik, Hukum, Dunia International
- KesehatanKabar Berita Terbaru Dunia Kesehatan, Relationship, Diet, Herbal Terbaik
- SportBerita Bola Terkini, Jadwal Pertandingan, Klasemen, Hasil Liga
Cek Fakta -
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3530592/original/054125000_1628059315-020875100_1586332642-corona_ilustrasi.jpg)
Informasi Umum
- Nama PenyakitSevere acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini bisa menyerang siapa saja, baik bayi, anak-anak, orang dewasa, lansia, ibu hamil, maupun ibu menyusui.
Topik Terkait
Berikut ciri-ciri baru yang dimungkinkan ada pada orang terinfeksi Covid-19
Kehilangan Indera Penciuman
Menurut sebuah studi baru di Amerika Serikat yang dipublikasikan di Forum Internasional Alergi and Rhinologi, kehilangan bau secara tiba-tiba tampaknya merupakan tanda awal Corona Covid-19.
Terutama, kata dia, pada mereka yang memiliki kasus ringan.
Pada lebih dari 1.000 pasien dengan gejala mirip flu yang tidak terdiagnosis, para ahli menemukan mereka yang kehilangan bau dan rasa memiliki peluang 10 kali lipat lebih besar untuk positif Corona Covid-19.
"Tanda pertama yang paling umum dari infeksi COVID-19 tetap demam, tetapi kelelahan dan kehilangan bau dan rasa mengikuti gejala awal yang sangat umum," ujar ahli THT dan ahli bedah kepala dan leher Carol Yan dari University of California San Diego seperti yang dilansir dari Science Alert.
Dengan mensurvei 1.480 pasien, para peneliti menemukan lebih dari 100 orang dinyatakan positif Corona Covid-19.
Di antara kelompok pasien ini, kehilangan bau dan rasa sangat umum terjadi, tetapi indera ini biasanya kembali dalam dua hingga empat minggu infeksi, sesuai dengan waktu pemulihan penyakit secara keseluruhan.
Dibandingkan dengan demam atau kelelahan, kehilangan bau atau rasa, sering kali dapat diabaikan atau dijelaskan, yang berarti bahwa banyak orang dengan gejala ini bisa menjadi 'penyebar senyap' dari virus tanpa menyadarinya.
Muncul Ruam
Randy Jacobs, MD, seorang dokter kulit berbasis di California, mengamati kasus-kasus ruam misterius pada tiga pasiennya yang didiagnosis dengan Corona Covid-19.
Yang unik dari ruam ini adalah ruamnya datang dan pergi, tidak seperti ruam lain yang biasanya terkait dengan infeksi virus seperti cacar air, campak, atau bahkan demam berdarah.
Di Italia, di mana angka kematian akibat coronavirus berada di urutan kedua setelah AS, sebuah studi pengamatan kecil terhadap 88 pasien menunjukkan bahwa 20,4 persen dari mereka mengembangkan beberapa bentuk kondisi kulit yang berspekulasi terkait dengan Corona Covid-19.
"Ada kemungkinan bahwa pasien Corona Covid-19 pada awalnya mungkin mengalami ruam kulit yang dapat salah didiagnosis sebagai penyakit umum lainnya," ucap Beuy Joob, PhD dari Sanitation Medical Academic Center di Bangkok.
Dalam kasus unik ini, ruam bebas gatal ini bisa disebabkan oleh respons sistem kekebalan Anda terhadap virus.
"Jika ruam bersifat sementara (datang dan pergi), apa yang kami curigai adalah sekelompok partikel virus dilepaskan ke dalam aliran darah pada saat itu," kata Dr. Jacobs.
Ruam itu sendiri disebabkan oleh penyumbatan darah yang disebut oklusi vaso. Ketika Anda memblokir darah, maka tidak mendapatkan oksigen.
"Jadi apa yang harus Anda lakukan jika Anda mengalami ruam spesifik ini? Dengan segala jenis ruam kronis, selalu bicarakan dengan dokter kulit Anda untuk menentukan program pengobatan potensial, yang mungkin mengarah pada tes Corona Covid-19," kata Dr. Jacobs.
Mata Merah Muda
Virus Corona Covid-19 yang baru juga dapat menyebabkan mata menjadi merah muda atau merah jambu. Para peneliti China mengatakan, virus itu dapat menyebar melalui air mata.
Dalam sebuah studi, dari 38 pasien dengan Corona Covid-199, 12 di antaranya juga memiliki mata merah muda (konjungtivitis). Pada dua pasien, virus corona terdapat dalam cairan hidung dan mata.
"Beberapa pasien Corona Covid-19 memiliki gejala okular dan mungkin virus Corona baru ada dalam sekresi konjungtivitis pasien dengan Covid-19," kata peneliti Dr. Liang Liang dari departemen ophthalmologi di Universitas China Three Gorges di Yichang dilansir dari Medicine Net.
Konjungtiva adalah lapisan tipis transparan jaringan yang melapisi bagian dalam kelopak mata dan mencakup bagian dari putih mata.
Liang mengatakan, virus Corona dapat menyerang pada pasien dengan pneumonia Covid-19 yang parah.
"Itu berarti virus dapat menyebar jika seseorang menggosok mata yang terinfeksi dan kemudian menyentuh orang lain, atau selama pemeriksaan mata," ucap Liang.
Diare
Menurut sebuah studi baru, beberapa pasien dengan Corona Covid-19 mengalami gejala gastrointestinal, terutama diare sebagai tanda pertama penyakit ini.
Di antara pasien Corona Covid-19 yang memiliki gejala ringan secara keseluruhan, akan mengalami gejala sesak napas kemudian. Namun beberapa tidak pernah mengalaminya sama sekali.
"Temuan ini penting karena mereka yang tidak memilikigejala umumCOVID-19, seperti batuk, sesak napas dan demam, mungkin tidak terdiagnosis dan berpotensi menyebarkan penyakit kepada orang lain," kata para peneliti.
Namun, mereka mencatat bahwa masalah pencernaan sangat umum terjadi secara keseluruhan dan tidak berarti bahwa seseorang telah terinfeksi Corona Covid-19.
Tetapi dokter harus menyadari bahwa gejala pencernaan mendadak pada orang dengan kemungkinan pernah memiliki kontak dengan virus atau pasien Corona Covid-19.
"Setidaknya harus segera mempertimbangkan penyakit," tulis para penulis dalam makalah mereka, yang diterbitkan sebelum dicetak Senin (30 Maret) dalam The American Journal of Gastroenterology.
Penelitian ini bukan yang pertama melaporkan gejala pencernaan sebagai tanda Corona Covid-19.
Sebagai contoh, sebuah penelitian yang diposting pada 18 Maret dalamjurnalyang sama menemukan bahwa, di antara sekitar 200 pasien Corona Covid-19 di tiga rumah sakit di Wuhan, China, sekitar 50 persen melaporkan setidaknya satu gejala pencernaan dan 18 persen melaporkan diare, muntah, atau sakit perut.
Namun, penelitian itu dan yang lain cenderung berfokus pada pasien dengan penyakit parah, bukan pada pasien dengan penyakit ringan.
Gejala Umum
Gejala umum dari infeksi Corona Covid-19 termasuk demam, sakit kepala, sakit tenggorokan, batuk kering, kelelahan dan kesulitan bernapas atau sesak napas dan napas pendek. Penyakit ini menyebabkan lesi paru-paru dan pneumonia.
Beberapa gejala ini tumpang tindih dengan gejala flu, membuat deteksi menjadi sulit, tetapi ingusan dan sinus tersumbat lebih jarang terjadi.
Kebanyakan orang jatuh sakit lima hingga tujuh hari setelah terpapar, tetapi gejalanya dapat muncul hanya dalam dua hari atau sebanyak 14 hari.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8327596/original/000770900_1782197299-cek_fakta_-_dishub_lowongan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5471300/original/019987800_1768283249-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-13T124627.766.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481724/original/069742900_1769143528-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-23T110013.385.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3530579/original/007720200_1628058504-015093100_1619085003-pexels-cottonbro-3923156.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3512476/original/009925900_1626410003-pexels-cottonbro-3951600.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2301352/original/022125600_1533289253-15332892531994159c5f534932f6-1506145588-0afd7d657f177e8a072a53b2b626c394.jpg)