VIDEO: Penolakan Kapal Pesiar Viking Sun untuk Antisipasi Sebaran Corona

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyatakan telah berkoordinasi dengan banyak pihak menyiapkan penyambutan kapal pesiar Viking Sun yang akan bersandar di Surabaya pada Jumat, 6 Maret 2020.

OlehDidi N
Diterbitkan 07 Maret 2020, 14:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Jelang kedatangan kapal pesiar Viking Sun di Surabaya yang dijadwalkan akan berlabuh di Tanjung Perak pada Jumat, 6MARET 2020.Mengantisipasi merebaknya virus corona Pemprov Jatim melakukan koordinasi berlapis untuk memeriksa kepada seluruh wisatawan.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menolak kedatangan kapal pesiar, karena diinformasikan telah ada dua penumpang yang terindikasi suspect virus corona.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terus berkoordinasi berlapis guna memastikan kapal Viking Sun yang akan berlabuh di Surabaya pada Jumat ini, aman dari penularan covid-19.

Khofifah juga telah berkoordinasi dengan Kepala Daerah NTT, Jateng, Mendagri, Menko PMK dan Menkes. Guna menyiapkan penyambutan kapal pesiar Viking Sun yang ditumpangi turis mancanegara sekitar 1600 orang.

Khofifah menjelaskan pihak Kesyahbandaran Tanjung Perak, KKP Kelas I Surabaya dan Dinas Perhubungan telah berkoordinasi teknis. Dengan melakukan koordinsi dengan Gubernur NTT Viktor Laiskodat saat kapal di Labuan Bajo, setelah dilakukan observasi bertingkat semua penumpang kapal sehat.

Sementara itu hari ini kapal bersandar di Semarang, Khofifah juga melakukan komunikasi dengan Ganjar Pranowo untuk memastikan kesehatan penumpang kapal sebelum bersandar di Jawa Timur. Berikut diberitakan pada Liputan6, 6 Maret 2020.

Penolakan kedatangan kapal pesiar tersebut dilakukan oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sebagai bentuk tindakan antisipasi terhadap penyebaran virus corona agar tidak masuk ke Kota Surabaya.

Menurut Risma, penolakan tersebut dilakukan karena adanya dua orang penumpang di kapal pesiar tersebut yang terindikasi suspect virus corona. Hal tersebut sesuai dengan dikeluarkannya surat dari Pelabuhan Bajo yang menyatakan adanya penumpang yang terindikasi suspect virus corona. Selain itu, Wali Kota Surabaya juga telah berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit Unair Surabaya.

Sebelumnya, penolakan kapal pesiar yang akan bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya ini resmi dilakukan dengan sudah ditandatangani surat penolakan oleh Tri Rismaharini.