Tema ini dipilih bukan tanpa alasan. Menurut data yang dikumpulkan pihak penyelenggara, sepanjang 2025, Indonesia mencatatkan 376.529 kasus Kekerasan Berbasis Gender terhadap Perempuan. Ini meningkat 14,07 persen dari tahun sebelumnya.
Sebanyak 337.961 kasus atau hampir 90 persen terjadi di ruang yang seharusnya paling aman: rumah, relasi perkawinan, dan relasi intim. Setiap harinya Komnas Perempuan rata-rata-rata menerima 19 pengaduan.
Dalam setiap fragmen pertujukan, Srikandi (yang diperankan oleh penyanyi Raisa), menyelipkan pesan-pesan yang sangat kuat.
"Kita akan menemui perempuan-perempuan yang terkenal religius dan pemberani, perempuan-perempuan tangguh dari negeri Nanggroe Aceh Darussalam," tutur Srikandi sebelum dimulainya scene Aceh.
"Pada mereka melekat sifat loyalitas dan penghormatan mendalam pada tradisi. Tidak mudah menyerah dan berpendirian kuat. Mereka lah perempuan-perempuan dari Sumatra Utara," ujar Srikandi, kali ini menjelang scene Sumatra Utara,
"Perempuan-perempuan Papua bukan hanya kebanggaan Bumi Cenderawasih, tetapi juga kebanggan Indonesia," kata Srikandi lagi, menjelang scene Papua.
Dan banyak pesan-pesan kuat lainnya di setiap pertunjukan yang menampilkan budaya-budaya daerah lainnya, seperti Riau, Jawa Timur, Yogyakarta, Kalimantan, Sulawesi, hingga Maluku.
Persembahan Gelar Budaya dari Berbagai Sudut Indonesia
Seperti edisi-edisi sebelumnya, suguhan utama dari Pagelaran Sabang Merauke adalah tari, musik tradisional, hingga wastra dari berbagai daerah, yang membentuk keragaman dan kekayaan Indonesia.
Pada edisi 2026, pertunjukan dimulai dari tema Aceh, kemudian berlanjut ke Sumatra Utama, Jambi dan Riau, Sumatra Selatan, Sumatra Barat, dan Andalan.
Penonton kemudian dipikat oleh penampil yang menyajikan tarian, musik, dan wastra dari Jawa Barat, Jakarta dengan keriuhan dan keunikannya, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta (dengan mengangkat Hikayat Mahadewi), Kalimantan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Utara.
Perjalanan menjelajah Nusantara berlanjut dengan suguhan dari budaya Maluku, Bali, dan Papua.
Penampilan Raisa, Padi, dan Yura Yunita menyihir Penonton
Kolaborasi penyanyi Yura Yunita dan Padi Reborn saat menampilkan lagu "Mahadewi" mendapat sambutan hangat dan memikat penonton.
Yura Yunita tampil memesona mengenakan pakaian adat Jawa berwarna hijau. Ia muncul bagaikan terbang yang langsung disambut tepuk tangan meriah. Yura terlihat terbang dari panggung menuju ke area tribune paling atas, kemudian menghilang.
Tiba-tiba, tak berselang lama, Yura kembali muncul dari belakang panggung utama menaiki naga raksasa berkepala tiga. Sang naga berjalan anggun ke depan, dan menyemburkan asap yang disambut aplaus dari penonton yang memadati Indonesia Arena.
Personel Padi juga tampil tak kalah memikat. Mereka mengenakan baju adat Jawa, dengan aransemen lagi yang terasa lebih kolosal.
Raisa juga mencuri hati penonton. Dia didapuk menjadi Srikandi Indonesia. Penyanyi yang pernah menggelar konser tunggal di Stadion Utama Gelora Bung Karno itu tampil anggun dengan balutan kebaya merah yang elegan.
Dalam Pagelaran Sabang Merauke ini menjadi Srikadi yang merupakan pusat perjalanan cerita. Ia menjelajahi berbagai Hikayat Nusantara bersama Limbuk, Zie, Vanilla, Petruk, dan Bagong.
Sementara itu, penampil-penampil lainnya juga tak kalah memesona. Christine Tambunan sebagai Dayang Sumbi, Mirabeth Sonia sebagai Mandeh Rubayah, dan Pradnya Larasari sebagai Calon Arang. Taufan Purbo berperan sebagai Malin Kundang, Nino Prabowo sebagai Yuyu Kangkang, dan Bima Zeno sebagai Tumang.
Karya Seniman Berpengalaman Indonesia
Pagelaran ini merupakan karya seniman yang sudah berpengalaman di kancah internasional. Sebanyak lebih dari 1.700 orang terlibat, termasuk 700 seniman yang tampil di panggung.
Para penari yang terlibat sebanyak 387, yang menarikan 117 koreografi. Setiap scene per daerah rata-rata melibatkan hampir 100 penari.
Sejak tahun 2024, penyelenggara mengadakan The Audition Pagelaran Sabang Merauke sehingga penari dari seluruh daerah di Indonesia dapat terlibat di panggung bertaraf internasional tersebut.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329037/original/095568800_1787217508-Screenshot_2026-08-20_160444.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316905/original/064384100_1785995980-cek_fakta_luhut.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309638/original/028473800_1785232963-cek_fakta_-_bansos_balita.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5526386/original/065611600_1773119349-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-10T120535.465.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330715/original/075349100_1787410423-759d284f-b2e1-4d1d-9488-2fd25bbb156f.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1352310/original/036483600_1474487261-Yura_Yunita.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297084/original/026237300_1784077684-collage-1784045551357.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8335376/original/078715500_1782206145-hl.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5489787/original/056178000_1769931804-Padi_Reborn_0.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5565536/original/032960100_1777029730-WhatsApp_Image_2026-04-24_at_17.52.56.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6392366/original/051373200_1779267782-WhatsApp_Image_2026-05-20_at_14.43.20__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5565533/original/096354500_1777029729-WhatsApp_Image_2026-04-24_at_17.52.54.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5565603/original/037403100_1777036560-road_to.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535697/original/078611200_1774089984-SnapInsta.to_654228371_18569241883024314_107092874074349359_n.jpg)