Ari Irham Petik Pelajaran Penting dari Film Takkan Ku Biarkan Kau Menangis

Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis juga membuat Ari Irham berpikir tentang komunikasi dengan kedua orang tuanya.

Diterbitkan 15 Juli 2026, 13:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Ari Irham belajar pentingnya komunikasi keluarga dari film yang dibintanginya.
  • Jarak Jakarta-Bandung membuat komunikasi Ari dengan orang tua menjadi jarang dan canggung.
  • Film ini mengajarkan anak agar berani berdiskusi dua arah dengan orang tua.

Liputan6.com, Jakarta - Ari Irham mendapatkan banyak pelajaran mengenai hubungan antara anak dan orang tua, lewat film Takkan Ku Biarkan Kau Menangis yang dibintanginya. Menurutnya, film tersebut tidak hanya menawarkan tontonan bernuansa musik, tetapi juga menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya komunikasi dalam keluarga.

Ari Irham mengakui bahwa kehidupannya yang kini tinggal terpisah dari orang tua membuat komunikasi menjadi tantangan tersendiri. Ia menetap di Jakarta, sementara keluarganya berada di Bandung, sehingga intensitas perbincangan mereka tidak lagi sesering dulu.

"Komunikasi juga lumayan cukup jarang karena sudah enggak satu rumah lagi. Setelah film ini, setelah memerankan Dika, saya dapat refleksi terbesar bahwa komunikasi itu penting untuk diskusi bersama orang tua. Karena seberapa jauh kita dari orang tua, kalau ada masalah pasti ujung-ujungnya balik ke keluarga lagi," kata Ari Irham di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026).

Ari Irham bersyukur karena selalu mendapat dukungan penuh dari kedua orang tuanya. Meski menjadi satu-satunya anggota keluarga yang memilih jalur seni, ia tidak pernah mendapat penolakan atas pilihannya menjadi aktor, musisi, maupun DJ.

"Kalau saya sendiri sih enggak. Alhamdulillah didukung sama orang tua saya. Kebetulan juga cuma saya di keluarga besar yang mengambil jalur seni. Dan alhamdulillah orang tua saya sangat support saya menjadi aktor, musisi, dan DJ," jelasnya.

Ari Irham Akui Ada Rasa Canggung

Meski demikian, Ari mengakui rasa canggung terkadang muncul saat hendak membicarakan hal-hal serius dengan orang tuanya. Jarak antara Jakarta dan Bandung disebut turut memengaruhi pola komunikasi mereka.

"Canggung aja sih. Mungkin karena tinggalnya sudah jauh, Bandung-Jakarta, jadi komunikasinya sudah beda," akunya.

Pelajaran dari Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis

Lewat film tersebut, Ari berharap anak-anak berani menyampaikan keinginan dan pandangan mereka kepada orang tua. Menurutnya, hubungan keluarga yang sehat harus dibangun melalui komunikasi dan diskusi dua arah.

"Jangan pernah takut untuk mengomongkan apa yang kita mau kepada orang tua. Itu sebenarnya poin utamanya. Diskusi anak dan orang tua harus dua arah, enggak bisa satu arah. Karena ada beberapa orang tua yang memang hanya ingin menjadikan anaknya seperti apa yang mereka inginkan," ucap Ari.

Sinopsis Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis

Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis mengisahkan hubungan renggang antara Dika (Ari Irham) dan ibunya. Dika tumbuh dengan keyakinan bahwa ia tidak pernah cukup di mata ibunya, sementara Dini, seorang ibu tunggal yang dibayangi trauma masa lalu, meyakini bahwa aturan dan pengorbanannya adalah bentuk cinta.

Konflik memuncak hingga Dika menemukan jati dirinya melalui Om Radit dan band Sans Band. Melalui musik dan persahabatan, Dika belajar mengekspresikan dirinya dan akhirnya menyadari bahwa cinta diam-diam dari ibunya selama ini telah membukakan jalan untuk mimpinya, mengubah persepsinya dari tekanan menjadi dukungan.

Selain Ari Irham, Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis turut dibintangi Didi Riyadi, Shanty, Ario Wahab, Agoye Mahendra, Teuku Rizky, Emiliano Cortizo, Sandy Andarusman, dan Askara Salim. Film garapan rumah produksi Langit Pictures Indonesia ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 16 Juli 2026.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Aktor Ikbal Fauzi Berduka, Sang Ayahanda Meninggal Dunia

M Altaf Jauhar, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan