Gitaris Taraz Biztara Manggung di Konser Mahabbah Allah Pakem 9, Buktikan Musik Melintasi Generasi

Konser Mahabbah Allah Pakem 9 di Jakarta, 18 Mei 2026, diperkuat sejumlah musisi termasuk Baruna Elpamas, Taraz Biztara TRIAD, dan Yoel Pery Nu Kla.

Diterbitkan 19 Mei 2026, 11:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Bunyi-Bunyian

Walhasil lagu “Manis dan Sayang,” “Andaikan Kau Datang Kembali,” hingga “O La La” terasa modern melintasi banyak generasi. Itu pula yang dirasakan Taraz Biztara dan kawan-kawan kala manggung di konser Mahabbah Allah Pakem 9.

“Itu yang kami alami sekarang karena lagu tersebut dibuat senior kita, secara kultur beda. Saat itu wajah budaya termasuk musiknya beda. Kami berusaha meramu supaya lagu berikut pesannya sampai ke generasi sekarang termasuk Gen Z dan Gen Alpha,” akunya.

“Terutama yang kami aransemen bunyi-bunyiannya menjadi lebih kekinian. Hasil akhirnya, slow, pop, hingga rok. Spektrumnya bisa seluas itu,” ungkap Taraz Biztara seraya mengaku tingginya jam terbang tak serta merta menghilangkan rasa deg-degan.

 

Beda Genre

Beberapa menit jelang naik panggung, Taraz Biztara masih deg-degan. Justru di sinilah sensasinya. Salah satu sumber deg-degan itu, karena Taraz Biztara belum pernah mendengar lagu-lagu karya Syaiful Umar dan seniman seangkatannya. Genrenya pun beda.

“Terus, genrenya beda sama sekali buat saya. Ini kayak musik-musik era Kantata Takwa dan Sawung Jabo. Di awal, kami agak kaget dan berusaha mendalami, ternyata bisa. Versi aslinya pun ada unsur roknya juga pop,” Taraz Biztara mengakhiri.

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan