Laura Moane Akui Sering Overthinking Kala Syuting Vidio Original Series A dan Z: InsyaAllah Cinta

Memikul ekspektasi 29 juta pembaca Wattpad, Laura Moane akui sering overthinking demi memastikan sosok Zara sesuai imajinasi penonton.

Diterbitkan 20 Februari 2026, 11:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Ia mengaku bahwa makan adalah cara tercepat untuk memperbaiki suasana hatinya agar bisa kembali fokus bekerja.

Namun, kebiasaan ini sering kali memicu siklus penyesalan baru. Sambil tertawa, ia menceritakan bahwa setelah makan banyak untuk meredakan stres, ia sering kali merasa khawatir akan bentuk fisiknya di layar. "Aduh gendut engga ya," keluhnya menirukan pikiran yang sering muncul setelah sesi makan tersebut.

 

Chemistry Natural Sang Lawan Main

Beruntung bagi Laura, ia dipasangkan dengan Rizky Nazar yang lebih senior dan memiliki pembawaan yang sangat tenang. Rizky, yang berperan sebagai Abyan, menjadi penyeimbang bagi energi Laura yang meluap-luap sekaligus menjadi teman diskusi yang suportif. Karena mereka sudah saling mengenal sebelum proyek ini dimulai, Laura merasa lebih nyaman untuk terbuka mengenai keraguannya.

Kerja sama yang solid ini membantu Laura untuk keluar dari zona overthinking-nya. Mereka sering bercanda dan berdiskusi di lokasi syuting agar suasana tidak terlalu tegang, yang secara tidak langsung membangun chemistry yang mengalir secara alami. Baginya, dukungan dari lawan main dan arahan dari sutradara Key Mangunsong adalah faktor krusial yang membuatnya tetap percaya diri dalam memerankan Zara, meski bayang-bayang ekspektasi pembaca Wattpad tetap ada.

Sinopsis Serial A dan Z: InsyaAllah Cinta

Vidio Original Series A dan Z: InsyaAllah Cinta bukan sekadar drama romansa biasa, melainkan sebuah refleksi tentang penerimaan takdir dan keikhlasan. Ceritanya bermula dari sebuah amanah besar yang ditinggalkan oleh Fara, kakak Zara, yang meminta Zara menikahi laki-laki yang telah dijodohkan dengannya sebelum Fara meninggal dunia. Keputusan ini membawa Zara ke dalam kehidupan pernikahan yang sangat kontras dengan dunianya yang bebas.

Dibalut dalam nuansa religi yang ringan, serial ini diproduksi oleh Screenplay Films untuk menyambut bulan suci Ramadan 2026. Penonton akan diajak melihat bagaimana dua manusia dengan latar belakang berbeda—seorang mahasiswi kedokteran yang modern dan seorang putra pemilik pesantren yang tenang—belajar untuk saling memahami di bawah ikatan pernikahan yang tak terduga. Dengan total 8 episode, serial ini siap menemani waktu santai penonton setiap hari Kamis mulai 19 Februari 2026.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Intan Safitri, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan