Dari Ternate ke Panggung Soundrenaline 2025, Treeshome Suarakan Identitas Musik Timur

Treeshome membawa cerita, ritual, dan energi musik Timur ke Soundrenaline 2025. Manggung di Soundrenaline 2025 Jakarta menjadi kebanggaan tersendiri.

Diterbitkan 20 Desember 2025, 15:39 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Momen ini menguatkan keyakinan mereka, cerita dan identitas yang disampaikan melalui musik mampu diterima dengan baik oleh pendengar dari berbagai latar belakang. “Melihat penonton merespons dengan antusias dan bilang merinding, itu jadi pengalaman yang tidak terlupakan buat kami,” lanjutnya.

Ritual Panggung, Cerita Sejarah, dan Harapan ke Depan

Dalam penampilannya di Soundrenaline 2025, Treeshome menghadirkan konsep panggung yang menonjolkan cerita dan budaya asli mereka. Elemen puisi, mantra, serta aroma dupa digunakan sebagai bagian dari pengantar lagu “Mantra Kabata.”

Lagu ini terinspirasi sejarah perjuangan Sultan Tidore pada 1805, yang dikenal sebagai perlawanan tanpa pertumpahan darah. Treeshome menggunakan konsep ini untuk membantu penonton memahami latar belakang cerita yang dibawakan melalui musik.

Selain “Mantra Kabata,” mereka menyanyikan beberapa lagu lain yang mencerminkan kehidupan dan lingkungan masyarakat di Timur. Lagu-lagu tersebut mengambil tema alam, aktivitas berkebun, hingga perayaan hasil panen.

Melalui pilihan lagu dan konsep panggung ini, Treeshome menghadirkan musik yang dekat dengan pengalaman hidup mereka sebagai musisi Ternate. “Mimpi kami bisa mengenalkan budaya dan cerita dari Timur sampai ke dunia, sambil terus berkarya dan berkembang ke depan,” ungkap Dhana.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Aisyah Ichsani Maulida, Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan