Daftar Pemenang FFW 2025: Sore Istri Dari Masa Depan, Santet Segoro Pitu dan Tinggal Meninggal Berjaya

FFW 2025 mengapresiasi film Indonesia genre horor, komedi, dan drama. Film Santet Segoro Pitu, Tinggal Meninggal dan Sore Istri Dari Masa Depan berjaya.

Diterbitkan 10 November 2025, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • FFW 2025 mengusung tema "Mengubah Duka Menjadi Api Kreatifitas" untuk menghormati Wina Armada Sukardi.
  • Film Santet Segoro Pitu, Sore: Istri dari Masa Depan, dan Tinggal Meninggal raih Film Terbaik di genre masing-masing.
  • Acha Septriasa, Sheila Dara Aisha, Mawar de Jongh, Tommy Dewo, dan Yandy Laurens dianugerahi penghargaan individu.

Liputan6.com, Jakarta Malam puncak Festival Film Wartawan atau FFW 2025 akhirnya digelar di The Sultan Hotel, Senayan, Jakarta, Minggu (9/10/2025). Penghargaan ini simbol penghormatan pada sineas dan para jurnalis yang selama ini mengabdi pada industri film Indonesia.

FFW 2025 mengerucut pada tiga genre yakni horor, komedi, dan drama. Film Horor Terbaik dimenangkan Santet Segoro Pitu karya sineas Tommy Dewo. Film Komedi Terbaik jatuh kepada Tinggal Meninggal karya Kristo Immanuel.

Sementara kategori Film Drama Terbaik dianugerahkan pada Sore: Istri Dari Masa Depan yang dibintangi Sheila Dara Aisha dan Dion Wiyoko. Malam puncak FFW 2025 dihadiri Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon.

Dalam sambutannya, Fadli Zon menyatakan, film membawa pesan inspirasi dan semangat, tak sekadar menghibur audiens. "Usmar Ismail adalah wartawan pejuang yang menjadikan film sebagai alat perjuangan, tidak hanya hiburan,” ucapnya.

FFW 2025 juga dihadiri Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta, Dirjen Pengembangan Pemanfaatan dan Pembinaan Kebudayaan, Ahmad Mahendra, dan Direktur Perfilman Musik dan Seni Syaifullah Agam. Berikut daftar pemenang FFW 2025.

 

Genre Horor

Aktris Pendukung Terbaik: Dinda Kanyadewi (Kitab Sijjin & Illiyin)

‌Aktor Pendukung Terbaik: Tarra Budiman (Kitab Sijjin & Illiyin)

‌Aktris Utama Terbaik: Acha Septriasa (Qodrat 2)

‌Aktor Utama Terbaik: Fedi Nuril (Sukma)

‌Penulis Skenario Terbaik: Riheam Junianti (Santet Segoro Pitu)

‌Penyunting Gambar Terbaik: Febby Gozal dan Sentot Sahid (Dendam Malam Kelam)

‌Penata Kamera Terbaik: Amalia TS (Santet Segoro Pitu)

‌Sutradara Terbaik: Tommy Dewo (Santet Segoro Pitu)

‌Film Terbaik: Santet Segoro Pitu (Hitmaker Studios)

 

Genre Komedi

Aktris Pendukung Terbaik: Asri Welas (Cocote Tonggo)

Aktor Pendukung Terbaik: Christoffer Nelwan (Jodoh 3 Bujang)

Aktris Utama Terbaik: Mawar de Jongh (Tinggal Meninggal)

Aktor Utama Terbaik: Omara Esteghlal (Tinggal Meninggal)

Penulis Skenario Terbaik: Kristo Immanuel, Jessica Tjiu (Tinggal Meninggal)

Penyunting Gambar Terbaik: Cesa David Luckmansyah dan Apriady Fathullah Sikumbang (Modal Nekad)

Penata Kamera Terbaik: Edi Michael (Keluarga Super Irit)

Sutradara Terbaik: Kristo Immanuel (Tinggal Meninggal)

Film Terbaik: Tinggal Meninggal (Imajinari) 

Genre Drama

Aktris Pendukung Terbaik: Lola Amaria (Gowok: Kamasutra Jawa)

Aktor Pendukung Terbaik: Boris Bokir (Panggil Aku Ayah)

Aktris Utama Terbaik: Sheila Dara Aisha (Sore: Istri Dari Masa Depan)

Aktor Utama Terbaik: Ringgo Agus Rahman (Panggil Aku Ayah)

Penulis Skenario Terbaik: Yandy Laurens (Sore: Istri Dari Masa Depan)

Penyunting Gambar Terbaik: Hendra Adhi Susanto (Sore: Istri Dari Masa Depan)

Penata Kamera Terbaik: Roy Lolang (Perang Kota)

Sutradara Terbaik: Yandy Laurens (1 Kakak 7 Ponakan)

Film Terbaik: Sore: Istri Dari Masa Depan (Cerita Films)

 

Anugerah Pengabdian Seumur Hidup:

⁠Bidang Film: Christine Hakim

Bidang Pers: Ipik Tanoyo

Anugerah Khusus Juri: Siapa Dia? karya Garin Nugroho

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Pihak Sarwendah Tanggapi Soal Gugatan Hak Asuh Anak yang Dilayangkan Ruben Onsu

Wayan Diananto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan