Serial Swipe Right Angkat Topik Wanita Lajang yang Kuat dan Mandiri, untuk Dirayakan Bukan Dihakimi

Febryami, produser serial drama WeTV terbaru Swipe Right menceritakan kisah di balik pembuatan serial ini.

Diterbitkan 25 Juli 2025, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • WeTV hadirkan serial Swipe Right, drama romantis tentang cinta modern via aplikasi kencan.
  • Manda bimbang antara Rasyid, diplomat misterius, dan Rangga, anak magang di kantornya.
  • Serial ini kolaborasi WeTV dan Scovi Film, angkat isu wanita kuat dan berdaya.

Liputan6.com, Jakarta - WeTV kembali dengan serial drama terbarunya, Swipe Right yang membawakan drama romantis yang akan memikat penonton Indonesia. 

Serial ini menceritakan tentang aplikasi kencan yang digunakan pada era sekarang sebagai medium utama untuk mencari cinta. Manda (Asha Assuncao) menyembunyikan pekerjaan di aplikasi kencan dari keluarganya. Di tengah kehidupan yang rumit, Manda dijodohkan dengan Rasyid (Ciccio Manassero) seorang diplomat muda yang mempunyai sisi misterius. 

Namun, hati Manda mulai goyah dengan kemunculan Rangga (Fendy Chow) anak magang baru di tempat ia bekerja. Alur cerita yang menarik tentunya juga bisa hadir dengan bantuan produser serta sutradara. Febriamy Hutapea dan Scovi Film sebagai produser serta Angkasa Ramadhan sebagai sutradara yang membuat serial ini mempunyai alur cerita yang menarik. 

Baik Febriamy, Scovi Film, serta Angkasa ingin memberikan yang terbaik dalam serial ini agar bisa membuat penonton menyukai setiap alur cerita yang ada pada serial Swipe Right

Kolaborasi Pertama

Swipe Right menjadi serial kolaborasi pertama antara WeTV dengan Scovi Film. Serial ini juga menjadi series pertama bagi sutradara, Angkasa Ramadhan. Selain produser dan sutradara, tentunya ada penulis dan crew yang membantu proses produksi serial ini. 

“Saya bersama Pak Ardi dan dia lagi ngobrol santai satu malam dan akhirnya dari diskusi tersebut cerita ini. Dan WeTV Original Swipe Right ini sebenernya ingin mengangkat suatu realita yang dekat dengan masyarakat,” ungkap Febriamy setelah mengucapkan terima kasih untuk semua pihak atas kolaborasi pertama ini. 

“Kita mempunyai kesamaan objektif antara Scovi dan WeTV ya,” kata Ardy dari Scovi Film. Pada serial ini, baik WeTV dan Scovi ingin menggambarkan perempuan harus kuat, cerdas, dan mempunyai cita-cita. Kesamaan objektif tersebut yang membuat serial Swipe Right lahir dan ada sekarang ini.

Makna Tersirat untuk Perempuan di Indonesia

Persamaan objektif tentang perempuan yang menjadikan Scovi dan WeTV bersatu untuk membuat serial Swipe Right. Pandangan Febriamy mengenai wanita yang belum menikah di usia 30 atau usia tertentu bukanlah suatu kegagalan. 

Baginya, setiap orang termasuk perempuan mempunyai masanya masing-masing dan menikah bukanlah suatu prestasi yang harus ada dan tercapai di umur tertentu. 

“Peringat bagi kita semua bahwa setiap perempuan selagi dia mandiri, berdaya, dan bahagia atas pilihannya. Harusnya dia dirayakan, bukan dihakimi. Dan kami berharap cerita ini memberikan kesentuhan yang rasanya personal,” ungkapnya. 

Selain perempuan, serial ini juga bisa menampar penonton dengan realita. Tidak hanya mengangkat mengenai pressure untuk menikah, dalam series ini juga menceritakan tentang hubungan seorang anak dan orang tua. Sang produser berharap agar setiap cerita yang ada bisa menyentuh penonton dan bisa menjadi tontonan yang menghibur.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Alasan Ikhwan Kembali Berkompetisi di D'Academy 8 Setelah 5 Tahun, Sebut Nama Valen DA7

Hosana Solagracia Sifra, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan