Liputan6.com, Jakarta Kasus pengusaha Surabaya, Ivan Sugianto, yang akhirnya dijebloskan ke penjara akibat tindak arogansi terhadap siswa SMA, menuai banyak perhatian. Kejadian ini bermula dari dugaan perundungan terhadap anak Ivan yang kemudian memicu tindakan tidak pantas, seperti memaksa siswa lain untuk berlutut dan menggonggong. Â
Peristiwa ini menjadi perbincangan hangat di masyarakat, termasuk di kalangan orang tua. Salah satu yang ikut berkomentar adalah Detektif Jubun, seorang detektif swasta sekaligus ayah yang menekankan pentingnya pendekatan bijak dalam menghadapi persoalan anak di sekolah.
Detektif Jubun menekankan bahwa orang tua perlu bersikap bijaksana saat menangani masalah anak, termasuk saat menghadapi kasus perundungan. Jubun percaya, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengajarkan anak untuk memahami prosedur dan aturan yang berlaku.
"Saya selalu mengajarkan anak saya untuk melaporkan masalah ke wali kelas terlebih dahulu. Jika tidak ditanggapi, lanjutkan ke kepala sekolah. Bila itu tidak efektif, barulah saya turun tangan untuk berkomunikasi dengan pihak sekolah," jelas Jubun.Â
Menurut Jubun, mengajarkan anak cara menyelesaikan masalah secara sistematis adalah bagian penting dari pendidikan moral. Anak perlu diajarkan untuk berpikir rasional dan menyelesaikan konflik dengan pendekatan yang lebih dewasa.
Â
Prihatin
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5011566/original/071582000_1731991588-WhatsApp_Image_2024-11-18_at_15.38.51.jpeg)
Menanggapi tindakan Ivan Sugianto yang memaksa siswa lain berlutut, Jubun merasa sangat prihatin. Ia menilai bahwa tindakan semacam itu dapat meninggalkan trauma mendalam bagi korban.Â
"Saya tidak bisa membayangkan jika hal itu terjadi pada anak saya. Itu akan meninggalkan luka yang sulit sembuh," ujar Jubun.Â
Sebagai orang tua, Jubun percaya bahwa lebih baik membiarkan anak menyelesaikan sebagian besar masalahnya sendiri, selama dalam batas yang wajar. "Terkadang, anak-anak perlu belajar memaafkan dan tidak mudah tersinggung. Itu adalah bagian dari pembelajaran hidup mereka," lanjutnya.
Â
Pengalaman Pribadi
Jubun juga berbagi pengalaman pribadi bersama putranya, Natan, yang pernah menjadi korban perundungan di sekolah. Jubun mengajarkan Natan untuk merespons perundungan dengan sikap yang rendah hati dan berfokus pada pengampunan.
"Saya selalu berkata kepada Natan, jangan biarkan ejekan orang lain mengganggu perasaanmu. Jika terjadi sesuatu, laporkan kepada saya, dan kita akan bicara bersama. Yang terpenting, maafkan mereka," ungkap Jubun.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2892802/original/045596000_1566805482-20190826-Jokowi-sebut-kaltim-jadi-ibu-kota-baru-ANGGA-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/574378/original/008783700_1470287243-cms.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5011565/original/056940500_1731991588-WhatsApp_Image_2024-11-18_at_15.39.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/69/original/074869000_1706595119-Gambar_WhatsApp_2024-01-30_pukul_13.09.41_a2d8c310.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668326/original/051794500_1782703035-AP26179791541483.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259121/original/085743200_1781464083-063_2281573951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540213/original/078998400_1774689981-AP26086742238879.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5241643/original/000306500_1749004088-AP25154539148672.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258799/original/021874200_1781411244-brasil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8658507/original/009732800_1782681457-000_B8LH2L7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8512971/original/012018800_1782436430-000_B8CY2VE.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8623031/original/006534100_1782616032-063_2283182531.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8660431/original/044103500_1782685503-Canada_s_Stephen_Eustaquio.jpg)