Soundtrack Gadis Kretek Ada Rindu Lukisan Karya Ismail Marzuki, Cover Lagu Dinyanyikan Caldera dan Rei Naldy

Rendisi terbaru karya Ismail Marzuki, Rindu Lukisan oleh Caldera yang juga menampilkan solois pria Rei Naldy, terpilih menjadi salah satu lagu soundtrack Gadis Kretek.

Diperbarui 21 November 2023, 12:41 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

“Masih panjang perjalanan yang akan aku jalani, ini semua baru awal dan tentunya masih banyak kejutan-kejutan lain di depan sana yang pasti akan semakin seru” tutup Caldera.

Tentang Caldera

Tumbuh besar dengan keluarga yang menyukai musik di usia 7 tahun, Mutia Deviana sudah menemukan dirinya jatuh cinta dengan bernyanyi. Sedari kecil perempuan yang berdarah Batak ini telah diperdengarkan oleh orang tuanya musik dari mulai João Gilberto, Dinah Shore, Sam Saimun, Ermy Kullit, sampai Lilis Suryani.

Lain dengan anak muda di era digital sekarang, Mutia justru jatuh hati pada musisi-musisi lama ini yang pada akhirnya memberikan pengaruh besar terhadap sosoknya hari ini sebagai seorang penyanyi dan penulis lagu dengan nama moniker Caldera.

Arti nama Caldera sendiri memiliki arti sebuah keindahan yang lahir dari kehancuran besar, bagaikan seperti cekungan menyerupai kuali yang terbentuk tak lama setelah pengosongan ruang dapur magma dalam erupsi terjadi.

 

Kiprah Caldera

Pada tahun 2021, caldera merilis single perdananya “Talk”, sebuah lagu yang ia tulis berbahasa inggris yang merupakan surat cinta caldera untuk siapapun yang menemukan diri mereka hilang dan rindu. Tidak jauh dari perilisan pertamanya, caldera langsung memberikan single follow up nya “Dahaga” sekaligus penanda lagu berbahasa Indonesia pertama yang dirilis oleh caldera.

Di tahun 2023, caldera kemudian merilis sebuah single kolaborasi bersama Bilal Indrajaya berjudul “Semestinya” yang turut menghadirkan Heston Prasetyo sebagai produser. Menuju akhir tahun 2023, caldera kembali dengan merilis “Rindu Lukisan” sebagai single keempatnya yang merupakan sebuah cover lagu dari karya Ismail Marzuki.

Sebelumnya, caldera juga membawakan cover tersebut pada live sessionnya yang dapat disaksikan di kanal YouTubenya. Cover lagu yang juga menampilkan penyanyi pria Rei Naldy tersebut menyita perhatian banyak orang sampai akhirnya terpilih menjadi bagian dari soundtrack series pertama Netflix Indonesia, Gadis Kretek yang dibintang oleh nama-nama papan atas industri film Indonesia.

Melalui keempat karya yang sudah rilis ini, caldera konsisten dengan visinya untuk menggambarkan emosi yang jujur dan terbuka dalam pendekatannya dalam musik. Melalui musiknya, caldera ingin mengundang pendengarnya untuk mengungkap emosi sembari menikmati alunan musik otentik yang berwarna.

Daya tarik suram, bertemu dengan emosi yang jujur, dan dipersatukan oleh vokal yang halus menjadi ciri khas dari seorang caldera.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Surya Hadiansyah, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan