Sukses

Gus Miftah Enggan Tanggapi soal Laporan Pengacara Persatuan Dukun Terhadapnya: Karena Halu Aja, Nggak Perlu Ditanggapi

Liputan6.com, Jakarta - Masalah antara Pesulap Merah mengenai perdukunan di Indonesia kian melebar. Pengacara Persatuan Dukun Indonesia, Firdaus Oiwobo diketahui mulai melaporkan pihak-pihak lain selain Pesulap Merah yang juga belakangan ikut membahas mengenai dukun di Indonesia.

Salah satu yang juga ikut dilaporkan adalah Gus Miftah dan Atta Halilintar. Keduanya disebut melakukan dugaan pelanggaran UU ITE terkait penghinaan dan fitnah terhadap profesi dukun.

Atta Halilintar saat ditanya mengenai masalah ini, enggan banyak memberikan tanggapan. Yang terbaru, Gus Miftah juga melakukan hal yang sama.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 4 halaman

Halu

Gus Miftah bahkan menyebut bahwa yang dilakukan Firdaus Oiwobo itu hanya halusinasi.

"Kenapa saya dan Atta enggak menanggapi karena halu (halusinasi) saja, jadi saya nggak perlu menanggapi terlalu berlebihan. Apa yang harus saya tanggapi?" ungkap Gus Miftah, dilansir dari tayangan YouTube KH Infotainment pada Rabu (14/9/2022).

 

3 dari 4 halaman

Tak Sebut Nama

Lebih lanjut, Gus Miftah meyakini bahwa dirinya tidak sekalipun menyebut satu nama di podcast Atta Halilintar. Dari situ, ia menganggap bahwa laporan terhadapnya itu tak berdasar.

"Sekarang gini, saya ngomong katakan lah 'Istri wartawan ada yang jelek', sama 'Istrinya Jurek jelek', nah kira-kira yang bisa masuk yang mana? Saya nyebut nama enggak? Nggak sama sekali. Enggak ada, kita nggak nyebut nama sama sekali," kata Gus Miftah.

 

4 dari 4 halaman

Mudah-Mudahan Ramai

Sekali lagi Gus Miftah menyatakan bahwa dirinya tak perlu menanggapi hal-hal seperti ini.

"Kemudian dalam kapasitas apa saya dilaporkan sama beliau-beliau ini, katakanlah persatuan dukun, saya mau tau persatuan dukun di Indonesia itu apa sih? Makanya kita santai banget sama Atta. Enggak perlu berlebihan, kalau mereka butuhnya cuman buat konten ya mudah-mudahan konten mereka ramai," tutupnya.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.