The Law Cafe Tayang Perdana dengan Rating Tinggi, Ini 5 Alasan Wajib Nonton Dramanya

Berikut adalah alasan kenapa kamu wajib nonton The Law Cafe!

Diterbitkan 06 September 2022, 14:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Drama reuni Lee Seung Gi dan Lee Se Young, The Law Cafe, akhirnya tayang perdana pada Senin (6/9/2022). Drakor produksi KBS ini berhasil meraih rating yang menjanjikan sebesar 7,1 versi Nielsen Korea.

Angka ini terbilang sangat menjanjikan jika dibandingkan dengan drakor pendahulunya, Cafe Minamdang yang tayang perdana dengan angka 5,7 persen.

Sementara itu, drama saingannya, Poong: The Joseon Psychiatrist, mendapat rating rata-rata 4,3 persen. Angka ini turun dari episode sebelumnya, 5,2 persen.

The Law Cafe bercerita tentang mantan jaksa jenius bernama Kim Jung Ho (Lee Seung Gi) yang kini menjadi pemilik gedung. Sementara Lee Se Young berperan sebagai Kim Yu Ri, seorang pengacara 4 dimensi yang membuka Law Cafe di gedung milik Kim Jung Ho, temannya sejak 17 tahun lalu.

Berikut adalah alasan kenapa kamu wajib nonton The Law Cafe.

1. Cerita yang Segar

The Law Cafe merupakan adaptasi dari novel web populer berjudul sama yang telah dibaca 25 juta kali dan mendapat review positif. Kisah dari novel aslinya juga mencakup karakter tiga dimensi.

Mengusung genre komedi romantis, The Law Cafe hadir sebagai penyegar di tengah gempuran drama-drama Korea yang berat seperti Big Mouth, Adamas, hingga yang terbaru, Little Women.

2. Rentang Akting Lee Seung Gi dan Lee Se Young

Drama ini memperlihatkan rentang akting Lee Seung Gi dan Lee Seyoung yang luas. Jika dibandingkan dengan proyek drama mereka sebelumnya, Mouse dan The Red Sleeve yang memiliki kisah tragis, karakter mereka dalam The Law Cafe jelas bertolak belakang.

Image psikopat melekat pada sosok Lee Seung Gi berkat kepiawaian aktingnya sebagai Jung Ba Reum di drakor Mouse. Dalam The Law Cafe, image tersebut seketika luntur.

Kim Jung Ho adalah tokoh protagonis yang realistis dengan kesamaan karakter mencapai 300 persen dengan sifat aslinya. Peran tersebut membuat Lee Seung Gi merasa seperti tidak berakting. Singkatnya, Kim Jung Ho adalah Lee Seung Gi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Sama halnya dengan Lee Se Young. Dalam The Red Sleeve, perannya sebagai dayang istana membuat dia tak leluasa meluapkan berbagai emosi karena terikat oleh etiket kerajaan, dan strata sosial yang rendah. Sementara dalam The Law Cafe, Lee Se Young diperkenalkan sebagai pengacara eksentrik. Selain selera fashionnya yang dianggap berlebihan, Kim Yu Ri juga cenderung memiliki emosi yang meletup-letup. Entah saat bahagia, sedih, haru atau marah. Dia mengekspresikan perasaannya dengan sangat jelas.

Halaman
Show All
Zulfa Ayu Sundari, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan