Sukses

Amber Heard Belum Nyerah, Klaim Punya Bukti yang Sebenarnya Bisa Ubah Hasil Sidang

Liputan6.com, Jakarta Amber Heard memang telah menelan kekalahan dari Johnny Depp dalam persidangan kasus fitnah pada awal bulan ini. Namun ia masih juga berupaya untuk menegakkan klaimnya di tempat lain.

Aktris Aquaman ini memilih untuk tampil dalam interviu bersama media. Yang terbaru, kepingan wawancaranya bersama Savannah Guthrie dirilis dalam acara Dateline pada Jumat (17/6/2022) kemarin.

Dalam kesempatan itu, mantan kekasih Elon Musk ini mengklaim bahwa ia sebenarnya punya bukti yang sebenarnya bisa membuat hasil persidangan melawan sang mantan suami punya hasil yang berbeda.

“Ada catatan bertahun-tahun dari tahun 2011 sejak awal hubunganku, yang dibuat oleh dokterku, Ia adalah orang yang kuceritakan tentang kekerasan yang kualami,” kata dia.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Pengakuan Amber Heard

Catatan ini, kata Amber Heard, berisi penjelasan secara detail mengenai apa yang terjadi pada saat itu.

Dalam catatan tersebut, misalnya, pada Januari 2012 Amber Heard mengatakan kepada terapisnya bahwa Johnny Depp, "memukulnya" dan "melemparnya ke lantai". Lalu delapan bulan kemudian, Amber Heard membuat pengakuan bahwa sang aktor "merobek baju tidurnya" dan "melemparnya ke tempat tidur."

Pada 2013, ia juga membuat pengakuan bahwa bintang Pirates of the Caribbean ini "melemparnya ke dinding dan mengancam akan membunuhnya."

3 dari 4 halaman

Ditolak Hakim

Lantas, mengapa bukti-bukti ini tak disampaikan di persidangan? Rupanya, ini karena catatan sang terapis telah ditolak.

"Hakim memutuskan catatan itu adalah rumor dan tidak dapat diterima," kata dia.

4 dari 4 halaman

Perjalanan Kasus

Seperti diketahui, Johnny Depp menuntut Amber Heard terkait kolom yang ditulis sang aktris di Washington Post pada 2018. Dalam esainya, Amber Heard menyatakan dirinya korban kekerasan dalam rumah tangga dan penyerangan seksual. Namun, ia tak menulis nama Johny Depp dalam tulisan itu. 

Johnny Depp menggugat Amber Heard sebesar 50 juta dolar AS karena tulisannya ini, dan dibalas dengan gugatan balik oleh sang mantan istri dengan nilai dua kali lipat. 

Rabu (1/6/2022), tujuh juri dengan suara bulat memutuskan bahwa Johnny Depp menang dalam tiga dari tiga klaim yang ia ajukan terhadap mantan istri. Di sisi lain, Amber Heard memenangkan satu dari tiga klaim yang diajukannya. 

Johnny Depp mendapat ganti rugi sebesar US$ 15 juta. Amber Heard hanya harus membayar 10,35 juta, karena ada batasan soal ganti rugi dalam hukum yang berlaku di Negara Bagian Virginia, tempat kasus ini disidangkan. Sementara itu, Amber Heard akan mendapat ganti rugi 2 juta dolar AS.