Sukses

KKN di Desa Penari Segera Pamit dari Bioskop, Awi Suryadi Sebut Peluang Badarawuhi Difilmkan 70 Persen

Liputan6.com, Jakarta Sutradara Awi Suryadi, mengumumkan film KKN di Desa Penari, segera pamit dari bioskop. Dirilis sejak 30 April 2022, KKN di Desa Penari telah meneror 9,18 juta penonton.

Pengumuman ini disampaikan lewat akun Twitter terverifikasinya, Senin (13/6/2022), sembari mengunggah infografis jumlah penonton film yang menampilkan tokoh Badarawuhi itu.

Dalam infografis itu dijelaskan kontribusi jaringan bioskop dalam menyerap penonton. Cinema XXI menyumbang 4,7 jutaan atau 51,64 persen. CGV 2,1 jutaan (23,13 persen).

Sementara itu, Cinepolis 1,18 jutaan (12,86 persen) dan jaringan bioskop lain 1,13 jutaan (12,37 persen). Menyertai infografis ini, Awi Suryadi mencuit, “Badarawuhi sebentar lagi pamit dari bioskop.”

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Rekor Box Office Diperbarui

Berbincang lewat telepon dengan Showbiz Liputan6.com baru-baru ini, Awi Suryadi berharap setelah meraih 9 jutaan penonton, KKN di Desa Penari bisa ikut festival film di luar negeri.

Ia pun menyorot pentingnya memperbarui rekor box-office. “Rekor box-office harus terus diperbarui, saya setuju. Artinya industri kita berkembang,” kata sutradara Danur: I Can See Ghosts.

3 dari 4 halaman

Mungkin 70 Persen

Awi Suryadi menyebut peluang sekuel KKN di Desa Penari adalah nol persen. Namun bukan tidak mungkin film ini punya sempalan alias spin-off. Sosok Mbah Dok dan Badarawuhi berpeluang punya film sendiri.

“Kalau ditanya berapa persen kemungkinan Badarawuhi dan Mbah Dok punya film sendiri, cukup tinggi. Kalau harus menyebut angka, mungkin 70 persen,” Awi Suryadi membeberkan.

4 dari 4 halaman

Kerja Keras Kalahkan Nyinyiran

Ia berterima kasih kepada pencinta film Indonesia. Berkat merekalah, KKN di Desa Penari mencetak rekor sebagai film horor Indonesia terlaris dan film Indonesia terlaris sepanjang masa.

Kepada para pemain yang telah menghidupkan karakter di dunia Desa Penari, Awi Suryadi berpesan, “Kerja keras kita mengalahkan segala nyinyiran, pada akhirnya hasil yang berbicara.”