Sukses

Bakal Tampil di PRJ Kemayoran 2022, Ardhito Pramono Minta Maaf Atas Kesalahan yang Dibuatnya

Liputan6.com, Jakarta - Pekan Raya Jakarta (PRJ) Kemayoran telah kembali dibuka pada Kamis (9/6/2022). Setelah dua tahun vakum, Jakarta Fair 2022 ini tak mengubah penampilannya.

Selain menjual produk-produk, PRJ Kemayoran 2022 juga menampilkan beberapa musikus papan atas Tanah Air untuk memeriahkan acara tersebut.

Lihat saja di hari pembukaan PRJ Kemayoran 2022, pihak penyelenggara sudah memberikan kepuasan kepada penonton untuk menyaksikan The Rain band, Virgoun, Endah N Rheza di panggung utama.

Selain mereka, musikus lainnya bakal tampil selama digelarnya Jakarta Fair 2022. Di antaranya musikus yang bakal dihadirkan adalah Maliq N D'essentials, Ardhito Pramono, Souljah dan Gangga.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 5 halaman

Minta Izin

Sebelum tampil penyapa penggemarnya di panggung PRJ Kemayoran 2022, melalui akun Instagram terverifikasi miliknya, Kamis (9/6/2022), Ardhito Pramono meminta izin.

"Halo teman-teman, izinkan saya untuk kembali," tulisnya, sambil mengunggah foto dirinya yang muncul dari pintu kaca.

3 dari 5 halaman

Maafkan Kesalahan Saya

Tak sampai situ, Ardhito Pramono juga meminta maaf karena telah banyak mengecewakan penggemarnya atas perbuatan yang telah dilakukan sebelumnya.

"Maafkan kesalahan saya yang lalu. Mungkin sebagian banyak dari teman teman kecewa, melihat berita yang ada di awal tahun 2022 ini. Namun, saya sendiri sudah menjalani konsekuensi dari hal buruk yang saya lakukan," lanjutnya.

4 dari 5 halaman

Jalani Rehabilitasi

Sebelum kembali berkarya dan bernyanyi di atas panggung, pemilik nama lahir Ardhito Rifqi Pramono menjelaskan prosedur yang telah dijalaninya terkait pemakaian narkoba.

"Saya sudah menjalani rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat Jakarta Timur selama 6 bulan sesuai dengan hasil asesmen dari Badan Narkotika Nasional DKI Jakarta," sambungnya.

5 dari 5 halaman

Menghibur

Setelah selesai menjalani rehabilitasi, pria kelahiran Jakarta, 22 Mei 1995 ini ingin kembali menjadi musikus dan bisa menghibur banyak orang.

"Sekali lagi, saya meminta maaf yang sebesar besarnya jika saya mengecewakan teman teman. Izinkan-lah saya kembali berkarya, kembali berjalan untuk menghibur teman teman semua," ia mengakhiri.